KBK – Kantor Berita Kalimantan

KPU Banjar Serahkan Nama Apriana Pengganti Derwana Ke DPRD Banjar

Image default
Politik

KBK.News – Martapura : Bawaslu Kabupaten Banjar Serahkan Proses PAW Derwana Farmei Golles JN Kepada DPRD Banjar, Sebab KPU Banjar Telah Serahkan Nama Calon Penggantinya, Kamis (7/2/2019).

Proses pergantian antar waktu (PAW) Derwana Farmei Golles JN di DPRD Banjar berjalan sangat lamban. Hal ini dikeluhkan Apriana calon pengganti, bahkan pengurus partainya sendiri tidak turut membantu agar prosesnya sesuai peraturan.

Baca juga : Verifikasi Faktual Calon Pengganti Derwana di DPRD Banjar

Sementara itu Derwana Farmei meskipun sudah melakukan pengunduran diri karena pindah partai, tetapi ia masih menerima gaji dan tunjangan. Disisi lain Apriana mengurus sendiri agar haknya sebagai pengganti antar waktu dilaksanakan.

“Hari ini saya mendatangi Sekwan DPRD Banjar, untuk menanyakan sudah sejauh mana surat untuk proses PAW dilaksanakan. Tetapi saya tidak ketemu Pak Sekwan, karena sedang diluar daerah,” jelas Apriana, Kamis (7/1/2019).

Apriana mengaku, ia juga melakukan koordinasi ke KPU Banjar dan Bawaslu Banjar untuk kelancaran proses PAW. Hal ini menurutnya perlu dilakukan cepat, karena waktu yang sangat terbatas.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Banjar Muhammad Syahrial mengatakan, KPU Banjar telah menyerahkan nama calon pengganti antar waktu yang sesuai peraturan ke DPRD, maka prosesnya kita serahkan ke DPRD. Apalagi saudari Apriana yang diusulkan KPU Banjar sudah melewati verifikasi faktual.

Menurut Syahrial, penetapan Apriana oleh KPU Banjar Nomor : 41/HM.03.3-SD-6303/Kpu-Kab/I/2019 tertanggal 22 Januari 2019. Didalam surat disebutkan perihal PAW Anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Partai PKPI, yakni Apriana. Sebab, Apriana memenuhi syarat sebagai calon pengganti antar waktu anggota DPRD Kabupaten Banjar.

“Persoalan PAW dari partai PKPI ini berlarut-larut, karena ada hal-hal secara administratif belum dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Banjar. Selain itu memang terdapat persoalan konflik di internal partai politik yang bersangkutan,” jelasnya

Baca juga  PKPI Pulihkan Status 11 anggotanya di Kabupaten Banjar

Terkait itu, ungkap Syahrial, pihaknya telah menghimbau dan mengeluarkan rekomendasi Bawaslu Kabupaten Banjar Nomor 03/TM/PL/Kab/22.04/XI/2018 kepada KPU Kabupaten Banjar.

“Inti dari rekomendasi agar KPU Banjar melaksanakan sebagaimana ketentuan PKPU Nomor 6 Tahun 2017,” tegasnya.

Selanjutnya mengenai status keanggotaan saudari Apriana yang sebelumnya dinyatakan diberhentikan oleh PKP Indonesia Kabupaten Banjar sudah clear and clean jelasnya lagi. Sebab, itu dibuktikan melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia (DPN PKP INDONESIA) Nomor 107b/KEP/DPN PKP IND/XI/2018 Tentang Rehabilitasi dan Pengembalian Status keanggotaan Apriana di PKPI.

“Bawaslu Banjar berharap proses PAW bisa berjalan cepat di DPRD Banjar. Selain itu semua pihak dapat menegakan aturan dan hukum agar tidak menimbulkan persoalan hukum baru,” tandasnya.

Pada bagian akhir Syahrial mengungkapkan juga harapan Bawaslu Banjar agar polemik PAW ini segera berakhir. Salah satunya, yakni DPRD Kabupaten Banjar segera melantik calon PAW yang telah sesuai persyaratan regulasi.

Ia juga mengingatkan masa waktu PAW anggota DPRD kabupaten/kota tidak dapat dilaksanakan apabila sisa masa jabatan anggota DPRD kabupaten/kota yang digantikan kurang dari 6 (enam) bulan.

” Hal itu telah diatur pada pasal 410 angka 7 Undang Undang MD3 Nomor 17 Tahun 2014. Dengan cepat dilantiknya calon PAW tersebut maka alat kelengkapan dewan dapat terisi, guna mendukung pelaksanaan fungsi-fungsi legislatif kedepan,” pungkasnya.

Related posts

Batas Akhir Perbaikan Berkas Bacaleg DPRD Banjar

admin

Pertama Kali Di Indonesia PAW DPRD Berasal Dari Dapil Berbeda dan Bukan Peraih Suara Terbanyak

admin

DPD Partai Berkarya Banjar Ajukan Sengketa DCS

admin

Duit Bansos PKH Kawa Sudah Dijuhut di ATM

admin

Fraksi -Fraksi DPRD Banjar Belum Sampaikan Pandangan Hasil Pansus Hak Angket, Mengapa ?

admin

Leave a Comment