Paman Birin Siap Bangunkan Raksasa Tidur

Image default
Budaya Ekonomi Publik Teknologi Tips dan Triks

KBK.News – Martapura : Gubernur Kalimantan Selatan yang akrab Disapa Paman Birin Siap Bangunkan Raksasa Tidur. Hal ini sebagai ungkapannya untuk menggarap lahan tidur agar menjadi lahan pertanian produktif (13/9/2018).

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor disela kegiatan panen perdana dilahan yang sebelumnya lahan tidur menyatakan perlunya menggarap lahan tidur. Faktanya saat ini lahan tidur telah berhasil digarap dan berhasil meningkatkan produksi padi.

“Lahan padi yang dipanen sekarang sebelumnya lahan tidur yang lama sekali tidak digarap petani. Hal itu karena sistim pengairannya yang tidak baik, namun setelah diperbaiki tidak lagi terendam banjir,” ujarnya menjelaskan.

Pada kesempatan ini Paman Birin juga mengungkapkan, bahwa Indonesia punya lahan pertanian yang sangat luas, namun tidak digarap dan menjadi lahan tidur. Ia juga mengaku prihatin, jika harus mengimpor pangan dari luar negeri.

“Negara kita adalah negara agraris dan pertanian sangat tepat di Indonesia. Ayo kita garap lahan pertanian dengan baik,termasuk lahan tidur kita manfaatkan,” ajaknya kepada para petani.

Gubernur Kalsel ini kembali menekankan pentingnya menggarap lahan tidur yang sangat luas di Kalimantan Selatan. Menurutnya kalau masih ada masalah dalam pelaksanaanya, maka harus dicarikan solusi.

“Lahan tidur sangat banyak dan luasannya jutaan hektar. Kalau kita bangunkan lahan ini, kita akan membangunkan raksasa tidur untuk meningkatkan produksi padi dan tidak harus impor,” pungkas Paman Birin.

Keberhasilan panen perdana di bekas lahan tidur yang dikerjakan kelompok tani Alam Roh 8 di Desa Sungai Batang tidak berjalan dengan mudah. Paman Birin memerintahkan perbaikan saluran irigasi agar tidak menjadi penyebab banjir. Sebab, jika musim penghujan air dari irigasi justru menjadi penyebab banjir dan menggenangi lahan.

Baca juga  Batas Akhir Perbaikan Berkas Bacaleg DPRD Banjar

Setelah dilakukan perbaikan saluran irigasi, mengangkat endapan lumpur dan melebarkannya, hingga normalisasi saluran air ini berhasil. Berikutnya tidak terjadi lagi banjir dan lahan tidur bisa digarap, hingga produksi padi berhasil didapatkan petani.

Walaupun begitu kelompok tani Alam Roh 8 di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat masih perlu irigasi yang untuk lahan tidur lainnya. Untuk itu sudah mereka sampaikan ke Dinas PUPR Kalsel yang akan bersinergi dengan Komisi Pengairan Banjar.

Waduk Riam Kanan menyalurkan air ke Irigasi yang melintas di kawasan lahan pertanian masyarakat di Kabupaten Banjar. Diantaranya untuk pengairan lahan pertanian di Kecamatan Martapura, Martapura Barat dan Kecamatan Sungai Tabuk. Hanya saja irigasi ini belum maksimal untuk lahan pertanian, sebab masih jauh dari yang diharapkan para petani.

Related posts

Lahan Tidur Penyebab Utama Kebakaran Lahan di Kalsel

admin

Produksi Sagu Tradisional Di Kabupaten Banjar

admin

Para Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan bermalam di Pasar Terapung Banjarmasin

admin

Lebih Dari Seribu Kitab Penting Terbakar

admin

ASN Terpidana Akan Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

admin