Pedoman Memilih Caleg Untuk Pemilu 2019

Image default
Politik

KBK-Banjarmasin : Pedoman memilih caleg untuk pemilu 2019 untuk DPRD, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI agar tidak salah pilih. Karena, tidak sedikit politisi yang terpilih pada pemilu sebelumnya kualitasnya luarbiasa mengecewakan (20/8/2018).

Pada setiap pemilu legislatif tentu banyak caleg atau calon legislatif yang mendaftarkan diri untuk menjadi wakil rakyat yang terhormat. Tetapi, sudah tahukah pedoman memilih caleg agar tidak salah pilih dan betul-betul bekerja mewakili rakyat?

Sebab tidak sedikit para caleg yang diusung partai politik tidak mempunyai kapabilitas untuk menyandang sebutan wakil rakyat. Karena sebagian besar setelah terpilih mereka tidak ingat lagi dengan para pemilih atau konstituennya, termasuk janjinya.

Photo Istemewa

Penulis sudah hampir sepuluh tahun meliput kegiatan para wakil rakyat atau anggota legislatif di DPRD, dan maaf lebih dari 50 persen kualitasnya masih jauh dari harapan. Apa alasan saya mengatakan demikian? Karena, sebagian besar diantaranya tidak memiliki kemampuan memadai untuk menjadi seorang legislator dengan tiga fungsi utama, yakni

DPRD mempunyai fungsi :

Legislasi
Fungsi legislasi diwujudkan dalam bentuk peraturan daerah bersama-sama bupati.

Anggaran

Fungsi anggaran diwujudkan dalam membahas dan menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama-sama bupati.

Pengawasan

Fungsi pengawasan diwujudkan dalam bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan, Peraturan Bupati, Keputusan Bupati dan Kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

Ketiga fungsi tersebut dijalankan dalam rangka representasi atau mewakili rakyat di daerah.

Indikator bahwa masih banyak wakil rakyat yang terpilih belum mempunyai kualitas atau kapabiitas

diantaranya setelah terpilih lebih banyak dana di DPRD digunakan para anggota untuk belajar dan belajar. Contohnya, seperti seringnya wakil rakyat itu melakukan perjalanan dinas atas nama study banding atau mengikuti pelatihan. Dengan kata lain mereka tidak siap untuk menjadi wakil rakyat dan masih perlu belajar.

Baca juga  Deklarasi Poros Hijau Kalsel Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Indikator lainya dapat dilihat dengan mata telanjang pada saat rapat dengar pendapat, rapat anggaran dan juga pada paripurna. Pada rapat rapat inilah akan terlihat kemampuan dia mewakili kepentingan rakyat atau pemilihnya.

Berikut penulis sampaikan pedoman memilih caleg pada pemilu 2019 agar tidak salah pilih kucing dalam karung.

Untuk caleg petahana lebih mudah mengenali rekam jejaknya dalam 5 tahun terakhir, terutama selama jadi anggota DPRD.

Pertama, apakah caleg petahana ini sudah punya karya nyata dalam mewakili pemilih di DPRD. Apakah telah berhasil membuat sebuah langkah maju di daerah pemilihanya. Menepati atau tidak janji atau kontrak politiknya dengan pemilih. Apakah ia bisa mensejahterakan para pendukung atau pemilihnya atau justru hanya dirinya sendiri saja yang makin sejahtera.

Namun ada kiat atau tips yang paling sederhana untuk jadi pedoman memilih caleg pada pemilu 2019 agar tida keliru memilih.

Carilah caleg yang akan dipilih punya tingkat kepedulian sosial yang cukup baik di masyarakat. Baik di keluarga, baik di masyarakat, baik tingkat pendidikan, dan yang semuanya itu bisa diukur. Uniknya, kebaikan sebagian dari para caleg ini ketika jelang pemilu dan ini patut dicurigai, karena mendekat ketika ada maunya.

Kalau caleg itu bisa lupa dengan teman atau keluargany, ketika sudah terpilih, apalagi terhadap para pemilih yang ia tidak kenal.

Tapi ada juga sebagian yang berpandangan, karena waktu pileg dan terpilih dengan cara membeli suara, maka wajar saja ia lupakan.

Jangan pernah tertipu dengan gelar yang disandang caleg, baik itu gelar akademik, gelar kebangsawanan, gelar keturunan, atau bahkan gelar keagamaan (kalau ada). Gelar yang disandang atau sengaja ditempelkan didepan nama bertujuan untuk mempengaruhi pemilih tidak berbanding lurus dengan kemampuan. Isu suku, agama sering dijadikan alasan untuk menarik simpati pemilih, tapi ini juga bisa dibuat-buat.

Baca juga  Penemuan Mayat Dalam Box Plastik di Sungai Tabuk

Jadilah Pemilih Cerdas dan Caleg yang dipilih adalah yang berkualitas. Pedoman memilih caleg ini bertujuan agar kita semua menjadi pemilih yang cerdas dan hasilnya para wakil rakyat yang terpilih berintegritas.

Related posts

Inilah Calon Anggota KPU Kalsel yang Lolos Tes CAT

admin

Banjarbaru Darurat Drainase

admin

Eddy Elminsyah Pimpin KNPI Banjarbaru

admin

Aktivis Dukung Pansus Hak Angket DPRD Banjar Pasca Fraksi Golkar Menarik Diri

admin

Sebagian PPS di Kabupaten Banjar Belum Tahu Honor Mereka

admin