KBK – Kantor Berita Kalimantan

Penderita DBD di Banjarbaru Meningkat 3 Orang Meninggal Dunia

Image default
Publik

KBK.NEWS – Banjarbaru : Wabah Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat jumlah penderitanya di Banjarbaru, bahkan sudah ada 3 korban meninggal dunia (7/2/2019).

Menyusul banyaknya Warga Kota Banjarbaru yang terserang demam berdarah dengue (DBD) dan bahkan 3 orang meninggal dunia Pemko Banjarbaru kampanyekan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Hingga saat ini jumlah kasus DBD di Kota Banjarbaru terus bertambah. Bahkan dari data Dinas Kesehatan Banjarbaru sudah ada korban yang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue ini.

Menyikapi Hal ini Pemerintah Kota Banjarbaru memaksimalkan kampanye pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Selain itu Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan, pihaknya telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita terus menerus menghimbau kepada warga untuk melakukan gerakan 3 M, yakni menguras, menutup, dan menimbun tempat berkembang biaknya nyamuk dan juga PSN,” jelasnya.

Walikota Banjarbaru juga menyoroti banyaknya warga yang investasi perumahan dan rumahnya kosong. Menurutnya, dirumah kosong tersebut ada bak air dan lainnya yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

“Kita minta agar pemilik rumah kosong yang ada disekitar perumahan penduduk juga ikut berpartisipasi memberantas sarang nyamuk,” ujarnya.

Mantan Camat Landasan Ulin ini juga mengungkapkan, bahwa upaya pencegahan penyebaran kasus DBD harus melibatkan semua pihak. Selain itu peran serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka sendiri.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru Agus Widjaja menyampaikan tentang jumlah penderita DBD yang semakin bertambah. Menurut Agus, ada tiga korban meninggal dunia akibat DBD, karena terlambat mendapat pelayanan kesehatan.

Selanjutnya ia menyampaikan himbauan tentang pentingnya penanganan cepat bagi yang terkena DBD.

“Apabila suhu badan panas dan tidak normal, maka secepatnya diperiksakan ke fasilitas kesehatan terdekat. Sebab, penanganan yang cepat bisa menyelamatkan nyawa penderita DBD,” tandasnya.

Baca juga  Penertiban Pipa Air Liar Tambak Ikan di Irigasi Riam Kanan

Related posts

Pelantikan Pejabat Pemkab Banjar Barincit-Rincit

admin

Lokalisasi Pembatuan Km. 27 Geger

admin

Fasilitas Bandara Syamsuddin Noor Rusak Diterjang Angin Kencang

admin

Sosialisasi Walikota Banjarbaru Belum Berhasil

admin

Musim Maunjun Lawan Bacari Iwak Di Banua

admin

Leave a Comment