Gubernur Kalsel H Muhidin Dikritik Aktivis LSM, Karena Dinilai Tidak Tepat Pilih Kadisdik
KBK.NEWS BANJARBARU – Aktivis LSM Kalsel Aliansyah menyampaikan kritik dan apresiasi kepada Gubernur Kalsel H.Muhidin, salah satu kritik ia sampaikan untuk posisi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalsel, karena dinilainya tidak tepat, Selasa (15/7/2025).
Aktivis Kalsel, Aliansyah menyatakan, bahwa pelantikan pejabat eselon II dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang digelar, Senin (14/7/2025) kemarin oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin patut mendapat apresiasi. Menurut apresiasi diberikan, karena ada pilihan yang tepat, tetapi dikritisi, karena ia nilai tidak tepat.
“Seperti yang kita ketahui bersama memberikan amanah atau kepercayaan kepada orang yang tepat diposisi yang tepat akan membuat target yang diharapkan tercapai atau the right man in the right place. Misalnya Pak Gubernur H Muhidin menempatkan dr. Diauddin sebagai Kepala Dinas Kesehatan itu saya kira sudah tepat, karena memang punya latar keahlian di bidang kesehatan,” jelas Aliansyah, Senin (14/7/2025).
Pada kesempatan ini Aliansyah juga memberikan kritik terhadap pilihan Gubernur Kalsel H Muhidin untuk mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, yakni Galuh Tantri Narindra. Karena menurutnya Galuh Tantri Narindra tidak tepat untuk menjabat Dinas Pendidikan Kalsel yang sangat strategis bagi peningkatan kualiatas pendidikan di Banua ini.
“Pertama setahu saya Galuh Tantri itu punya latar belakang pendidikan teknik, sedangkan di Kalsel ini masih banyak pejabat yang lebih berpengalaman dan matang di bidang pendidikan. Kita tidak ingin Kepala Dinas Pendidikan Kalsel itu seperti Madun yang sempat membuat kegaduhan dunia pendidikan di Kalsel beberapa waktu lalu,” tegas Aliansyah.
“Kami mendukung setiap langkah dan kebijakan Gubernur Kalsel H Muhidin yang baik untuk masyarakat Kalsel, namun kami juga mengkritik jika kami nilai kurang tepat. Kami juga berharap para pejabat yang dipilih clear and clean sesuai hasil fit and propert test serta bukan pejabat titipan,” imbuh aktivis LSM Kalsel, Aliansyah.

Seperti diketahui, Senin (14/7/2025) kemarin, Gubernur Kalsel H Muhidin melantik sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Kalsel di Gedung KH. Idham Chalid di Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru.
Gubernur H Muhidin melantik Muhammad Syarifuddin sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel.
Kemudian Gubernur Kalsel juga 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama eselon II sebagai berikut :
Husnul Hatimah – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana
Mawarni – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Sulkan – Staf Ahli
Ahmad Bagiawan – Kepala Dinas Perdagangan
Rospana Sofian – Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Galuh Tantri Narindra – Kepala Dinas Pendidikan
Diauddin – Kepala Dinas Kesehatan
Rusma Khazairin – Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel
Ariadi Noor – Asisten Perekonomian dan Pembangunan
M Farhanie – Kepala Dinas Sosial
Taufik Hidayat – Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Mifthaul Chair – Staf Ahli
Dinansyah – Asisten Administrasi Umum