Milad IKMABAN ke-9: Mahasiswa Turun Tangan Bangun Kota Lewat Aksi Sosial dan Edukasi
KBK.News, BANJARMASIN – Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (IKMABAN) memperingati Milad ke-9 dengan menggelar rangkaian kegiatan bertajuk “Aruh IKMABAN: Mengabdi, Menginspirasi, Membangun Menuju Banjarmasin Sejahtera” pada Kamis (17/7/2025) malam.
Acara dimulai sejak pukul 19.00 WITA dengan diawali salat Magrib berjamaah bersama anak-anak dari panti asuhan yang turut diundang dalam kegiatan ini.
Ketua Pelaksana Khairul Fikri menjelaskan bahwa rangkaian Milad ke-9 IKMABAN kali ini dirancang untuk mencerminkan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah kota, serta pengabdian nyata kepada masyarakat.
Salah satu agenda utama adalah kegiatan Ramah Tamah bersama anak-anak panti asuhan yang menjadi momen silaturahmi, berbagi kebahagiaan, serta bentuk kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan tausiah dan pemberian santunan.
“Melalui Ramah Tamah, kami ingin menunjukkan bahwa IKMABAN tidak hanya hadir di ranah akademik, tapi juga aktif membangun nilai-nilai sosial dan kemanusiaan,” ujar Fikri.
IKMABAN juga menghadirkan program Napak Tilas Wisata Religi, sebagai upaya menginisiasi pengembangan wisata berbasis nilai Islam dan kearifan lokal, khususnya melalui jalur Susur Sungai yang menjadi ikon Kota Banjarmasin.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pionir dalam pengembangan potensi wisata religi di Kalimantan Selatan.
Selain itu, terdapat program Lapak Mengajar, yakni kegiatan pengajaran non-formal secara gratis untuk warga Banjarmasin sebagai bentuk kontribusi terhadap peningkatan literasi dan pendidikan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi respons nyata terhadap program prioritas Pemerintah Kota dalam bidang pendidikan inklusif.
“Melalui program Lapak Mengajar, kami ingin membuka ruang belajar yang lebih luas dan merata, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki akses ke pendidikan formal,” tambahnya.
Rangkaian lainnya adalah Lelang Amal dan Bazar Murah, yang bertujuan memberikan kemudahan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, serta aksi sosial Lelang Amal untuk mendukung pembangunan Trash Barriers Rivers, alat penyaring sampah di sungai.
Inisiatif ini terinspirasi dari gerakan Pandawara, sebagai solusi terhadap belum adanya sistem pengelolaan sampah sungai yang terintegrasi di Banjarmasin.
Ketua IKMABAN, Muhammad Rianda, menyatakan bahwa kegiatan Milad ini tidak hanya sebagai ajang peringatan hari jadi, tetapi juga momentum refleksi atas peran dan kontribusi organisasi terhadap pembangunan kota.
“Alhamdulillah, IKMABAN kembali melaksanakan kegiatan yang tidak hanya berdampak langsung, tetapi juga berkelanjutan bagi masyarakat. Kami ingin terus menjadi mitra aktif pemerintah kota dalam mewujudkan Banjarmasin yang inklusif dan berdaya saing,” pungkas Rianda. (Masruni)