KBK.News, BANJARBARU – PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya pencurian meter air di wilayah pelayanan. Modus pelaku kerap berpura-pura menjadi petugas resmi perusahaan.

Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, menegaskan bahwa pelanggan tidak boleh mudah percaya terhadap orang yang mengaku petugas tanpa identitas jelas.

“Seluruh pelanggan kami imbau untuk selalu waspada terhadap orang yang datang mengatasnamakan petugas PTAM Intan Banjar, terutama jika tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).

Menurut Mahyuni, petugas resmi PTAM Intan Banjar selalu dilengkapi Surat Perintah Kerja (SPK), ID Card, serta seragam berlogo perusahaan. Pelanggan diminta memastikan identitas tersebut sebelum mengizinkan pengecekan atau pekerjaan apa pun di area meteran.

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Berikan Tambahan Modal Rp 8,8 Miliar Untuk PTAM Intan Banjar

“Penting untuk diperiksa. Jika identitas dan surat tugas tidak ada, sebaiknya ditolak,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa PTAM Intan Banjar tidak pernah melakukan pencabutan atau penggantian meter air pada malam hari maupun di luar jam kerja normal.

“Kalau ada yang datang malam-malam atau tanpa dokumen resmi, segera laporkan,” tegas Mahyuni.

Pelanggan dapat melaporkan hal mencurigakan melalui:

Call Center: 0511-4772-061

WA Center: 0852-8800-0111

Mahyuni menambahkan, para pelaku umumnya menyasar rumah kosong dan rumah yang ditinggal penghuni bekerja. Karena itu, kerja sama antarwarga sangat diperlukan.

“Kewaspadaan dan koordinasi lingkungan bisa mencegah tindak pencurian. Mari bersama menjaga fasilitas air minum kita tetap aman,” pungkasnya.