Hujan Deras Guyur Samarinda, 20 Titik Tergenang dan Akses Jalan Melambat
KBK.News, SAMARINDA– Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Samarinda sejak dini hari, Sabtu (29/11/2025), menyebabkan genangan di berbagai wilayah dan memperlambat aktivitas warga pada pagi hari.
Diiansir rri.co.id, BMKG Kaltim telah mengeluarkan peringatan dini sekitar pukul 04.00 Wita mengenai potensi cuaca ekstrem hingga pukul 08.00 Wita, termasuk hujan disertai angin kencang dan kilat/petir.
Intensitas hujan meningkat menjelang pagi dan mulai berdampak pada kawasan permukiman serta jalur lalu lintas utama.
Beberapa wilayah dataran rendah langsung menjadi titik genangan awal.
Dari pantauan Info Taruna Samarinda (ITS-TRC), lebih dari 20 titik genangan tercatat di berbagai kelurahan.
Jalan Juanda, Jalan Antasari, Jalan Tengkawang, dan Jalan Suryanata termasuk yang terdampak cukup parah. Kondisi serupa juga terjadi di Lempake, Tanah Merah, Sungai Siring, hingga Loa Janan Ilir.
Selain genangan, satu laporan pohon tumbang terjadi di Jalan Guntung Lai, Kelurahan Tanah Merah RT 26.
Peristiwa ini sempat mengganggu arus lalu lintas sebelum petugas melakukan penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berat.
Ketinggian air di sejumlah titik berada pada kisaran 30–50 sentimeter. Di kawasan Pramuka 1, debit air meningkat lebih cepat akibat banjir kiriman dari arah Ami Amin, sehingga akses menuju kampus dan permukiman mahasiswa ikut terdampak.
Fitri, warga Pramuka 1, mengatakan banjir cepat muncul meski hujan baru berlangsung sekitar satu jam.
“Drainase di titik pertigaan Perjuangan tidak mampu menyerap air maksimal. Akibatnya, genangan bertahan lama dan menghambat mobilitas mahasiswa di sini,” ujarnya.
