Barito Putera Kembali ke “Rumah Suci” Laga Perdana di Stadion 17 Mei Lawan Persiku Kudus
KBKNEWS BANJARMASIN – Setelah delapan tahun berkelana sebagai tim musafir, PS Barito Putera akhirnya pulang ke “rumah asli” mereka, Stadion 17 Mei. Kembalinya Laskar Antasari ke stadion legendaris ini disambut dengan komitmen tinggi oleh sang gelandang jangkar, Bayu Pradana.
Menjelang laga krusial menjamu Persiku Kudus pada Minggu (4/1/2026) malam, Bayu menegaskan bahwa seluruh penggawa tim sudah berikrar untuk tampil habis-habisan demi menjaga kehormatan markas mereka yang baru direnovasi tersebut.
Bukan Sekadar Pertandingan Biasa
Bagi Bayu Pradana, laga ini memiliki muatan emosional yang mendalam. Stadion 17 Mei bukan sekadar lapangan hijau, melainkan simbol sejarah dan jiwa bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
”Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Kami sangat bersyukur dan bahagia bisa kembali menginjakkan kaki di Stadion 17 Mei,” ungkap eks pemain Timnas Indonesia tersebut dalam sesi konferensi pers.
Namun, Bayu mengingatkan rekan-rekannya bahwa euforia kepulangan ini tidak boleh membuat mereka lengah. Sebaliknya, atmosfer stadion harus dikonversi menjadi energi tambahan untuk mempertahankan posisi Barito Putera di puncak klasemen Championship 2025/2026.
Ikrar di Ruang Ganti: Tiga Poin Harga Mati
Menghadapi tekanan ekspektasi suporter yang diprediksi akan memadati tribun, Bayu mengungkapkan adanya kesepakatan internal di antara para pemain. Mereka sepakat untuk menaikkan level permainan demi memberikan kado selamat datang yang manis bagi publik Banua.
- Militansi Tinggi: Pemain berjanji tampil lebih keras dan spartan dari biasanya.
- Target Maksimal: Tidak ada pilihan lain selain mengamankan tiga poin penuh.
- Aura Stadion: Memanfaatkan dukungan suporter sebagai “pemain ke-12” untuk mengintimidasi lawan.
Ujian Konsistensi di Tangan Stefano Cugurra
Di bawah komando taktik Stefano Cugurra (Teco), Barito Putera memang tengah terbang tinggi di jalur juara. Meski begitu, menjamu Persiku Kudus di stadion yang memiliki memori kuat tetap menjadi ujian mental tersendiri.
Mampukah Bayu Pradana dkk menjaga kesucian Stadion 17 Mei dan mengokohkan takhta klasemen? Jawabannya akan tersaji dalam duel panas malam ini di jantung kota Banjarmasin.
