KBK.News, BANJARBARU — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa arah pembangunan nasional tidak boleh semata-mata berorientasi pada angka pertumbuhan ekonomi, melainkan harus disertai keberanian untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Sekolah Rakyat secara nasional di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

“Pertumbuhan harus disertai oleh pemerataan. Suatu sistem yang tidak cepat mengusahakan, mengupayakan pemerataan, sistem itu kurang bermanfaat bagi sebuah bangsa,” tegas Prabowo.

Presiden mengingatkan bahwa tujuan utama bernegara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum dan melindungi segenap bangsa Indonesia. Karena itu, menurutnya, setiap kebijakan negara harus berpihak kepada seluruh rakyat, bukan hanya segelintir kelompok.

“Tujuan bernegara kita, tujuan kita merdeka adalah untuk membawa kesejahteraan, kehidupan yang lebih baik untuk seluruh rakyat Indonesia. Berkali-kali pendiri-pendiri bangsa kita menggarisbawahi itu,” ujar Kepala Negara.

BACA JUGA :  Usai Divonis Penjara, Tangis Kakek Kahpi Tersampaikan ke Komisi IV DPRD Kalsel

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk kepala daerah, yang dinilainya memiliki peran besar dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat. Program ini, menurut Presiden, menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan.

“Ini bukti kita berbuat. Anak-anak kita hari ini yang tadinya mungkin sulit sekolah, sekarang mereka punya harapan. Dan saya terkesima hari ini, terus terang saja, terkesima. Bisa ada anak yang pidatonya dalam beberapa bahasa, luar biasa,” ungkap Prabowo.

Kepala Negara berharap Sekolah Rakyat menjadi fondasi lahirnya generasi unggul Indonesia yang berdaya saing global sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Inilah wujud negara hadir untuk rakyatnya,” pungkas Presiden.