KADIN Kalsel Salurkan 340 Paket Sembako dan 1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir Sungai Pinang Lama
KBK.News, MARTAPURA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Desa Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu (11/1/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Kadin Kalsel Peduli sebagai respons atas banjir yang telah berlangsung lebih dari 20 hari. Dalam kegiatan ini, KADIN Kalsel mendistribusikan sebanyak 340 paket sembako dan 1 ton beras kepada masyarakat terdampak.
Ketua KADIN Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Shinta Laksmi Dewi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran dunia usaha dalam situasi darurat kemanusiaan.
“Banjir yang kembali melanda Kalimantan Selatan tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Kami ingin memastikan dunia usaha tidak hanya bergerak di sektor ekonomi, tetapi juga hadir saat masyarakat menghadapi musibah,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong dan solidaritas menjadi dasar gerakan Kadin Kalsel Peduli, khususnya dalam merespons bencana banjir yang berulang terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.
Penyaluran bantuan melibatkan pengurus KADIN Kalsel, relawan, serta dukungan dari Borneo Rescue, sehingga distribusi dapat menjangkau warga secara langsung di lokasi terdampak. Kegiatan ini juga dihadiri Edy Sudarmadi, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, Komunikasi, dan Perekonomian KADIN Kalsel, yang turut memberikan dukungan dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Sungai Pinang Lama, Saipullah, menyebutkan banjir di wilayahnya berdampak pada lebih dari 700 kepala keluarga (KK). Sekitar 600 rumah terendam, dengan hampir seluruh akses jalan tergenang air.
“Ketinggian air terus meningkat sejak awal Januari 2026. Aktivitas warga lumpuh dan sekolah terpaksa diliburkan. Kami berterima kasih kepada KADIN Kalsel dan para donatur. Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang sudah lama bertahan di tengah banjir,” kata Saipullah. (Masruni)
