Perbaikan Pipa Induk, Suplai Air PTAM Intan Banjar di Martapura dan Sekitarnya Terganggu hingga 12 Jam
MARTAPURA – Pelanggan PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) di sejumlah wilayah Martapura dan sekitarnya diminta bersiap menghadapi gangguan hingga penghentian sementara suplai air bersih pada Senin, 15 Desember 2025. Gangguan ini terjadi seiring dilaksanakannya pekerjaan perbaikan pipa induk berdiameter 315 milimeter di Jalan Rahayu, Sei Paring, Martapura.
Manajemen PTAM Intan Banjar menjelaskan, pekerjaan perbaikan dijadwalkan mulai pukul 14.40 WITA hingga selesai, dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 12 jam. Selama proses berlangsung, distribusi air bersih ke pelanggan dipastikan mengalami penurunan tekanan hingga terhenti sementara.
“Perbaikan ini dilakukan untuk menjaga keandalan sistem distribusi air serta mencegah potensi kerusakan yang lebih besar di kemudian hari,” jelas manajemen PTAM Intan Banjar dalam keterangan resminya.
Sejumlah wilayah diperkirakan terdampak langsung akibat pekerjaan tersebut, antara lain Jalan Rahayu, Kampung Baru, Batas Kota, Jalan Pendidikan, Jalan Sekumpul Indrasari, hingga kawasan Karang Intan. Pelanggan di wilayah ini diimbau untuk mengantisipasi gangguan layanan selama perbaikan berlangsung.
PTAM Intan Banjar juga mengingatkan masyarakat agar menghemat penggunaan air dan menampung persediaan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai, guna memenuhi kebutuhan sehari-hari selama suplai air belum kembali normal.
“Normalisasi aliran dan tekanan air akan dilakukan secara bertahap setelah pekerjaan selesai, menyesuaikan kondisi di lapangan,” lanjut manajemen.
Pihak perusahaan menyadari bahwa gangguan ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Oleh karena itu, PTAM Intan Banjar menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan pendistribusian air bersih selama proses perbaikan berlangsung.
Meski demikian, PTAM Intan Banjar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan keandalan layanan air bersih. Perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkala disebut sebagai bagian dari upaya menjaga sistem distribusi air yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
