Pemda Banjar Benahi Halaman Kantor Bupati, Terapkan One Gate System Mulai 2026
KBK.News, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar terus melakukan pembenahan lingkungan Kantor Bupati sebagai upaya meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan estetika kawasan perkantoran. Salah satu langkah yang telah direalisasikan adalah pemugaran atau peningkatan kualitas halaman apel yang rampung pada akhir tahun 2025.
Kepala Bagian Umum Setda Banjar, Khairullah Ansari, mengatakan bahwa perbaikan tersebut membawa perubahan signifikan pada halaman apel Kantor Bupati Banjar.
“Alhamdulillah, di akhir tahun 2025 kita sudah melaksanakan pemugaran atau peningkatan kualitas halaman apel. Sekarang kondisinya lebih rata, lebih rapi, dan lebih bersih, sehingga pelaksanaan apel bisa berlangsung lebih khidmat,” ujarnya, Rabu (21/1/2026) siang.
Menurut Khairullah, selain perataan lantai, pembenahan juga mencakup penataan lingkungan dengan penambahan tanaman hias seperti asoka yang membentuk jalur hijau, sehingga tampilan halaman terlihat lebih asri dan tertata.
“Yang paling menonjol tentu lantainya sudah tidak bergelombang lagi. Selain itu, ada tanaman asoka yang menambah kesan hijau,” jelasnya.
Ia menambahkan, persoalan genangan air yang sebelumnya kerap terjadi juga telah diminimalkan dengan perbaikan sistem drainase. Beberapa lubang resapan dan sumur telah disiapkan agar aliran air lebih lancar.
“Sekarang sudah jauh lebih bebas dari genangan. Memang masih ada sedikit di area depan gerbang, dan itu akan kami evaluasi kembali,” katanya.
Ke depan, Pemkab Banjar juga berencana menerapkan one gate system atau sistem satu pintu untuk keluar masuk kendaraan roda dua maupun roda empat di kawasan Kantor Bupati. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan lingkungan perkantoran.
“Untuk mendukung one gate system, pada tahun 2026 nanti akan dibangun pos Satpol PP atau pos keamanan baru yang bersifat outdoor dan indoor,” ungkap Khairullah.
Pembangunan pos keamanan tersebut direncanakan menelan anggaran sekitar Rp300 juta dan akan dilaksanakan pada triwulan II tahun 2026.
“Nantinya akses di salah satu sisi akan ditutup, sehingga keluar-masuk kendaraan lebih tersortir dan keamanan bisa lebih ditingkatkan. Petugas keamanan juga diharapkan lebih nyaman bertugas di pos yang baru,” pungkasnya.
