KBK.News, BANJARMASIN– Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) melakukan survei langsung terhadap jalur mudik dan akses menuju sejumlah objek wisata di wilayah Kalimantan Selatan.

Survei dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Dr Fahri Siregar, dengan menyusuri jalur pesisir Kalsel, mulai dari Jalan By Pass Banjarbaru menuju Batulicin hingga Kabupaten Kotabaru, pada Rabu hingga Kamis (22–23/1/2026).

“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan jalur yang akan dilalui pemudik aman, nyaman, dan berkeselamatan, termasuk jalur menuju kawasan wisata,” ujar Fahri, Sabtu sore (24/1/2026).

Berdasarkan hasil observasi di lapangan, Fahri menyebut masih ditemukan sejumlah ruas jalan yang berpotensi rawan kecelakaan lalu lintas. Kerawanan tersebut antara lain kondisi jalan berpasir, kerusakan jalan, hingga karakteristik jalan dengan tikungan tajam.

“Jalur menuju Kabupaten Kotabaru memang menjadi salah satu perhatian kami karena cukup tinggi angka kecelakaan lalu lintasnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fahri juga mengapresiasi kinerja Satlantas Polres Kotabaru bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang telah melakukan berbagai langkah pencegahan kecelakaan.

Ia menilai upaya pemerintah daerah yang telah menyediakan sekitar 600 titik penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan, serta pemasangan rambu-rambu lalu lintas pada jalur sempit dan tikungan tajam, sudah cukup optimal.

BACA JUGA :  Operasi Ketupat Intan 2025 Berakhir, Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Kalsel Turun Drastis

“Langkah pemerintah daerah bersama Forum LLAJ yang dimotori Satlantas Polres Kotabaru kami nilai sudah berjalan baik. Semoga upaya ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas pada musim mudik Lebaran tahun ini,” harapnya.

Dirlantas Polda Kalsel juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, khususnya batas kecepatan kendaraan, yang kerap menjadi penyebab utama fatalitas kecelakaan.

Usai melakukan survei di Kotabaru, rombongan Ditlantas Polda Kalsel melanjutkan peninjauan melalui jalur utara, melintasi Kabupaten Tabalong hingga perbatasan Kalimantan Timur.

Selanjutnya survei berlanjut ke perbatasan Kalimantan Tengah melalui Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, hingga berakhir di Kabupaten Barito Kuala.

Diketahui, sepanjang tahun 2025 Ditlantas Polda Kalsel bersama Polres jajaran berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Jumlah korban meninggal dunia tercatat turun dari 389 jiwa pada tahun 2024 menjadi 266 jiwa pada tahun 2025.

Penurunan tersebut merupakan hasil dari langkah penanganan yang dilakukan secara komprehensif dan holistik dengan mengedepankan pencegahan serta penanganan cepat di lapangan.

*/