Mahasiswa KKN Uniska Dorong Kemandirian Desa Tamban Bangun Melalui Optimalisasi Potensi Lokal
KBK.News, MARABAHAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan Masyarakat yang Mandiri dan Berkelanjutan.”
Pelaksanaan KKN berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Devia Hetty Hernany, dengan Yannuar Alrisyadi sebagai Koordinator Kelompok 8.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menjalankan berbagai program kerja yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar limbah kulit jeruk. Program ini bertujuan sebagai upaya pencegahan penyakit akibat gigitan nyamuk, sekaligus mengedukasi masyarakat agar mampu memanfaatkan bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.
Koordinator Kelompok KKN, Yannuar Alrisyadi, menjelaskan bahwa pemilihan program tersebut didasarkan pada kondisi geografis desa yang berdekatan dengan aliran Sungai Barito.
“Lingkungan desa yang dekat dengan sungai menyebabkan banyak jentik dan nyamuk dewasa. Karena itu, kami menilai spray anti nyamuk sangat dibutuhkan masyarakat. Selain itu, limbah kulit jeruk yang selama ini tidak dimanfaatkan dapat memiliki nilai guna,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Devia Hetty Hernany, menambahkan bahwa program tersebut juga selaras dengan potensi desa.
“Selain sebagai penghasil padi, Desa Tamban Bangun juga dikenal sebagai penghasil jeruk. Pemanfaatan kulit jeruk menjadi produk bernilai guna merupakan bentuk optimalisasi potensi lokal,” jelasnya.
Di bidang sosial dan pendidikan, mahasiswa KKN menggelar sosialisasi pencegahan bullying bagi anak-anak dan remaja, pengajaran TPA, pengajian, serta kegiatan Jumat Taqwa sebagai upaya penguatan nilai moral dan keagamaan sejak dini.
Sementara di sektor kesehatan, mahasiswa melaksanakan sosialisasi pencegahan stunting, pembagian susu, serta mengadakan senam warga dan senam siswa sekolah dasar guna mendorong pola hidup sehat. Perhatian terhadap pendidikan anak usia dini juga diwujudkan melalui pemberian fasilitas penunjang PAUD.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat turut menjadi fokus melalui sosialisasi UMKM untuk meningkatkan pemahaman warga dalam pengelolaan usaha kecil agar lebih produktif dan berkelanjutan. Mahasiswa juga menyerahkan alat pertanian sebagai dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi potensi utama desa.
Selain program edukatif, mahasiswa KKN Uniska berkontribusi dalam pengembangan sarana dan prasarana desa, seperti pembuatan mading, denah desa, reklame sekolah dasar, serta profil desa. Kegiatan gotong royong, pembersihan masjid, dan lingkungan juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan KKN semakin semarak dengan diselenggarakannya festival anak yang bertujuan memberikan ruang kreativitas dan keceriaan bagi anak-anak Desa Tamban Bangun. Menjelang akhir kegiatan, mahasiswa KKN menyerahkan kenang-kenangan kepada pihak desa dan sekolah dasar sebagai simbol terjalinnya hubungan baik antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Uniska berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat serta mengoptimalkan potensi lokal Desa Tamban Bangun demi kemajuan desa yang berkelanjutan. (Masruni)
