OTT KPK “Gegerkan” Banjarmasin: Dalang Pejabat Pajak Ditangkap
BANJARMASIN KBK.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kalimantan Selatan. Kali ini, aksi senyap lembaga antirasuah tersebut menyasar pejabat di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin pada Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pejabat yang terjaring dalam operasi tersebut adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono. Di kalangan kolega dan media sosial, Mulyono dikenal dengan sapaan akrab “Dalang” karena kemahirannya dalam seni pementasan wayang. Akun Instagram pribadinya, ki_mulyono.pw, pun kini mulai dibanjiri komentar dari warganet pasca-kabar penangkapan tersebut mencuat.

“Dalang” tertangkap tangan dalam OTT KPK diduga terkait restitusi pajak, namun belum ada keterangan resmi dari KPK.
Rentetan Kasus di Kalimantan Selatan
Operasi ini menambah daftar panjang tindakan tegas KPK di Kalimantan Selatan. Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, KPK juga melakukan OTT di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), yang menjerat tiga oknum pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) HSU.
Kasus yang melibatkan pejabat pajak ini bukan pertama kalinya ditangani KPK. Sebelumnya, kasus serupa terkait dugaan pengaturan pemeriksaan pajak juga menjerat pejabat di KPP Madya Jakarta Utara yang melibatkan PT Wanatiara Persada dengan penetapan lima orang tersangka.
Respon Kanwil DJP Kalselteng
Pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) telah memberikan konfirmasi awal terkait kejadian ini. Plt Kabid P2 Humas Kanwil DJP Kalselteng, Tri Wibowo, membenarkan bahwa terdapat kegiatan KPK di wilayah kerjanya.
Meski demikian, Tri masih enggan merinci identitas pejabat yang diamankan maupun detail perkara yang sedang diselidiki.
”Sampai saat ini kami belum mengetahui secara detail terkait kasus yang terjadi. Kami mohon rekan-rekan media bersabar menunggu rilis resmi dari Kantor Pusat DJP,” ungkap Tri Wibowo saat ditemui di Banjarmasin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi mengenai status hukum Mulyono maupun barang bukti yang berhasil diamankan dalam operasi tersebut.
