KBK.News, MARTAPURA – Pasca banjir yang merendam sejumlah ruas Jalan Martapura Lama selama hampir satu bulan, kondisi jalan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Banjar kini mengalami kerusakan cukup parah. Aspal terkelupas, berlubang, dan bergelombang di beberapa titik, sehingga mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Banjir tersebut melanda ruas Jalan Martapura Lama yang melintasi Kecamatan Martapura Timur, Martapura Barat, hingga Sungai Tabuk. Lamanya genangan air membuat struktur aspal melemah dan rusak, terutama pada jalur yang setiap hari dilintasi kendaraan dengan mobilitas tinggi.

Menanggapi kondisi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, M Yasin Toyib, bergerak cepat melakukan penanganan kerusakan jalan. Ia menegaskan perbaikan diprioritaskan mengingat waktu yang semakin dekat dengan bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

“Terlebih saat ini menjelang Ramadan dan Idulfitri, tentu kita harus bekerja keras memperbaiki Jalan Martapura Lama. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat,” ujar Yasin Toyib.

BACA JUGA :  Dinas PUPR Kalsel Gerak Cepat Tangani Longsor di Ruas Jalan Banjarbaru–Batulicin

Diketahui, Jalan Martapura Lama merupakan jalur alternatif utama yang kerap digunakan warga untuk memangkas waktu tempuh, khususnya saat arus mudik Lebaran. Selain itu, jalan ini juga menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Kami berharap kondisi cuaca dapat mendukung proses perbaikan agar pekerjaan berjalan maksimal dan tepat waktu. Perbaikan ini tidak hanya ditujukan untuk kelancaran arus mudik, tetapi juga sebagai solusi jangka panjang demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan ke depan,” harapnya.

Dengan langkah cepat dari Dinas PUPR Provinsi Kalsel, masyarakat berharap kondisi Jalan Martapura Lama segera kembali layak dilalui dan mampu menunjang aktivitas warga, khususnya menjelang momentum besar keagamaan yang tinggal menghitung minggu.