Proyek GOR Indoor Martapura Disorot, Disbudporapar Akui Cor Pondasi Dilanjutkan di Tahap II
KBK.News, MARTAPURA – Proyek pembangunan tahap I Gelanggang Olahraga (GOR) Indoor Martapura di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura Kota, kembali menjadi perhatian publik. Proyek senilai sekitar Rp4,9 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2025 itu disorot lantaran di lapangan masih terlihat sejumlah bagian pondasi yang belum dicor, Kamis (12/2/2026).
Pantauan KBK.News di lokasi pada Rabu (11/2/2026) sore menunjukkan beberapa titik pondasi tapak atau yang dikenal sebagai “ceker ayam” belum dilakukan pengecoran. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait progres riil pekerjaan tahap pertama.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kabupaten Banjar, M Yasser, memberikan penjelasan terkait pelaksanaan teknis di lapangan. Ia menegaskan bahwa fokus pekerjaan tahap I adalah pada pemasangan tiang pancang sebagai struktur dasar bangunan.
Menurutnya, dalam perencanaan awal kedalaman tiang pancang ditargetkan mencapai 16 meter. Namun saat pelaksanaan di lapangan, tiang hanya mampu tertanam hingga kedalaman 13 meter karena kondisi tanah.
“Awalnya direncanakan kedalaman 16 meter. Namun di lapangan hanya bisa masuk sampai 13 meter dan itu sudah melalui uji laboratorium. Jadi secara teknis sudah dinyatakan memenuhi,” ujarnya, Kamis (12/2/2026) pagi.
Atas perubahan tersebut, dilakukan penyesuaian kontrak melalui mekanisme Contract Change Order (CCO). Penyesuaian itu dilakukan agar pekerjaan tetap sesuai dengan kondisi teknis di lapangan tanpa menyalahi ketentuan.
Yasser menegaskan tidak ada pengurangan spesifikasi secara sepihak, melainkan penyesuaian berdasarkan hasil kajian teknis. Seluruh tiang pancang yang direncanakan, kata dia, telah tertanam sesuai kebutuhan struktur.
Sementara itu, untuk pekerjaan pondasi tapak atau pengecoran “ceker ayam” yang belum dikerjakan, ia menyebut item tersebut memang akan dilanjutkan pada tahap kedua pembangunan.
“Untuk pengecoran pondasi yang terlihat belum selesai itu akan masuk di tahap berikutnya. Tahap pertama difokuskan pada pekerjaan tiang pancang,” pungkasnya.
