KBK.News, BANJARMASIN– Warga di dua kawasan padat penduduk Kota Banjarmasin, yakni Pasar Lama dan Cemara Ujung, dibuat panik setelah muncul botol berisi api yang diduga sebagai bom molotov di atas atap rumah warga, Minggu (22/2/2026) malam.

Peristiwa pertama terjadi di Komplek Herlina, Jalan Cemara Ujung, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, sekitar pukul 19.00 Wita, usai waktu berbuka puasa. Warga mendapati api menyala di atas atap rumah dan langsung berteriak meminta pertolongan.

Tak lama berselang, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Api kecil terlihat di atas atap seng salah satu rumah hingga membuat warga berhamburan keluar.

Informasi mengenai kejadian tersebut cepat menyebar melalui media sosial dan memicu kekhawatiran warga. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan besar.

Salah seorang warga Pasar Lama, Aisyah (49), mengaku khawatir atas kejadian tersebut.

“Ini sangat meresahkan, apalagi terjadi di bulan Ramadan. Kami berharap polisi segera mengusut siapa pelakunya,” ujarnya.

Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Haris Wicaksono melalui Kanit Reskrim Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah, Senin (23/2/2026), menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan, anggota masih mencari informasi terkait kejadian itu,” ujarnya singkat.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memastikan apakah botol tersebut benar merupakan bom molotov maupun apakah kedua kejadian itu saling berkaitan.

Penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan kronologi dan motif di balik peristiwa tersebut.