KBK.News, JAKARTA – Innalillahi wa innailaihi roji’un. Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) di usia 90 tahun.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, setelah menjalani perawatan akibat penurunan kondisi kesehatan.

Kabar duka ini segera menyebar dan memantik ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, baik tokoh nasional, pimpinan TNI, maupun masyarakat luas.

Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935.

Ia dikenal sebagai sosok militer senior yang memiliki perjalanan panjang dalam pengabdian kepada negara.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden RI periode 1993–1998 mendampingi Presiden Soeharto, ia lebih dulu meniti karier di dunia militer hingga menduduki sejumlah posisi strategis.

Dalam perjalanan kariernya, Try pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) serta Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kiprahnya di tubuh TNI membuat namanya dikenal sebagai figur tegas dan berpengaruh pada masanya, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di era Orde Baru.

BACA JUGA :  Legenda Kiper Timnas Ronny Pasla Tutup Usia, Penepis Penalti Pele Itu Berpulang di Usia 79 Tahun

Sebagai Wakil Presiden, Try Sutrisno turut berperan dalam dinamika pemerintahan pada periode akhir Orde Baru yang penuh tantangan politik dan sosial.

Pengabdiannya selama puluhan tahun di institusi militer dan pemerintahan menjadikannya salah satu tokoh penting dalam sejarah perjalanan bangsa.

Sejumlah tokoh nasional menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Try Sutrisno. Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi yang disiplin, berdedikasi, serta memiliki komitmen kuat terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rencananya, jenazah almarhum akan disemayamkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan secara militer.

Pihak keluarga meminta doa dari seluruh masyarakat agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Semoga segala amal ibadah dan pengabdiannya diterima, serta jasa-jasanya senantiasa dikenang dalam sejarah negeri ini.