KBK.News, BANJARMASIN– Puncak arus mudik Lebaran di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin membludak, Kamis (19/3/2026). Ribuan calon penumpang terlihat memadati area terminal hingga ke luar ruang tunggu.

Lonjakan penumpang ini terjadi seiring momentum H-1 Lebaran versi Muhammadiyah dan H-2 versi pemerintah, sehingga masyarakat yang belum mudik memilih berangkat di waktu terakhir.

Kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), KM Dharma Rucitra I tujuan Surabaya menjadi pelayaran terakhir sebelum jeda operasional hingga 25 Maret 2026. Setelah itu, layanan penyeberangan kembali dibuka dengan KM Dharma Kartika II dan KM Dharma Rucitra I.

Pantauan di lapangan, para pemudik tampak membawa barang dalam jumlah besar dan rela antre demi bisa berangkat pada jadwal terakhir tersebut.

Salah satu pemudik, Budi, mengaku baru pertama kali menggunakan transportasi laut untuk pulang kampung ke Banyuwangi.

BACA JUGA :  Beredar Video Kericuhan Sopir Truk Vs Warga di Kawasan Pelabuhan Trisakti, Diduga karena Ini

“Saya baru kali ini naik kapal laut, karena pesawatnya harga melonjak gila-gilaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seharusnya sudah berangkat sejak sepekan lalu. Namun karena ada urusan mendadak, keberangkatannya terpaksa ditunda hingga puncak arus mudik.

“Harusnya seminggu lalu sudah pulang, tapi ada urusan jadi baru bisa berangkat hari ini,” tambahnya.

Lonjakan penumpang di Pelabuhan Trisakti memang terjadi setiap memasuki puncak arus mudik, terlebih saat mendekati jadwal pelayaran terakhir.

Petugas pelabuhan bersama aparat kepolisian juga tampak bersiaga untuk mengatur arus penumpang serta memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses keberangkatan.

Para pemudik diimbau untuk tetap menjaga barang bawaan dan mengikuti aturan selama berada di area pelabuhan.

Diperkirakan arus balik Lebaran nantinya juga akan mengalami lonjakan serupa..