KBK.News, BANJARMASIN– Umat Muslim warga Muhammadiyah di Kota Banjarmasin melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026) pagi. Sejak pukul 07.30 Wita, masjid hingga tanah lapang dipadati jamaah yang datang untuk menunaikan ibadah di hari kemenangan.

Pelaksanaan ini mengikuti keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah menjalani ibadah puasa selama 30 hari.

Berdasarkan pantauan, sejumlah titik dipenuhi jamaah, di antaranya kawasan Bundaran Kayu Tangi, Masjid Al Muhajirin di Jalan HKSN Banjarmasin Utara, serta halaman Masjid Al Mujahidin di Jalan Belitung Banjarmasin Barat.

Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua, tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah.

BACA JUGA :  Diduga Dipicu Cemburu, Pemuda Korban Perkelahian Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Veteran , Dua Pelaku Diamankan

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan Shalat Idul Fitri pagi ini,” ujar Nabila, salah satu jamaah di kawasan Kayu Tangi.

Di tengah perbedaan penetapan hari raya dengan pemerintah yang menetapkan Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026), masyarakat tetap menunjukkan sikap saling menghormati.

“Perbedaan ini tidak perlu dipersoalkan.

Justru menjadi bagian dari keberagaman yang harus kita jaga bersama,” ujar Puput, jamaah lainnya.

Diketahui, pelaksanaan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Banjarmasin tersebar di sekitar 32 titik yang meliputi lima kecamatan, yakni Banjarmasin Utara, Tengah, Selatan, Timur, dan Barat.

Momentum Idul Fitri ini dimaknai sebagai ajang untuk kembali kepada fitrah, mempererat silaturahmi, serta menjaga keharmonisan di tengah perbedaan yang ada.