Buron 3 Hari, Pembunuh Sadis di Teluk Masjid Jami Dibekuk di Palangkaraya
KBK.News, PALANGKARAYA –Pelaku pembunuhan yang menggegerkan kawasan Teluk Masjid Jami I, Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, akhirnya berhasil dibekuk aparat kepolisian. Kurang dari sepekan setelah kejadian, pelaku diringkus saat melarikan diri ke luar daerah.
Pelaku berinisial RS (24) ditangkap tim gabungan di Jalan Berlian, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Polresta Banjarmasin bersama Polsek Banjarmasin Utara, dibackup Resmob Ditreskrimum Polda Kalsel serta tim Macan Polda Kalteng.
Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar melalui Kasat Reskrim Kompol Eru Alsepa menjelaskan, pelaku yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian diamankan saat sedang mencari tempat kos.
“Setelah tiga hari pencarian, pelaku pembunuhan terhadap korban Abdillah (29) berhasil kita tangkap,” ujar Eru.
Dijelaskan, usai kejadian pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Polisi kemudian membentuk tim khusus dan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya mengendus keberadaan pelaku di wilayah Kalimantan Tengah.
“Tim langsung bergerak ke Kalteng dan berhasil mengamankan pelaku di rumah warga saat sedang mencari kos,” tambahnya.
Dari hasil pengembangan, petugas juga berhasil menemukan senjata tajam jenis belati yang sebelumnya dibuang dan disembunyikan pelaku. Diketahui, pelaku merupakan residivis.
Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banjarmasin guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi pembunuhan tersebut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Kronologis Kejadian
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 19.30 Wita di Jalan Panglima Batur, Gang Masjid Jami I, Sungai Jingah.
Berdasarkan keterangan saksi, saat itu korban bersama rekannya berboncengan sepeda motor dengan tujuan hendak memancing.
Namun tiba-tiba pelaku yang datang dari arah berlawanan menghadang mereka.
Pelaku sempat melontarkan ancaman, lalu turun dari sepeda motor. Korban yang juga turun dari kendaraan tak sempat menghindar saat pelaku langsung menyerang menggunakan senjata tajam.
Tusukan pelaku mengenai bagian leher korban hingga tembus dari kiri ke kanan.
Akibat luka serius tersebut, korban mengalami pendarahan hebat dan akhirnya meninggal dunia saat dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin.
