Musda KNPI Banjar 2026 Berlangsung Alot, Fariz Adam Ramadhan Terpilih Secara Aklamasi
KBK.News, MARTAPURA – Suasana penuh ketegangan dan dinamika mewarnai jalannya Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Banjar 2026 yang digelar di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Sabtu (11/4/2026).
Forum yang dimulai sejak siang hari itu berlangsung alot hingga pukul 20.00 WITA. Perdebatan dan pembahasan panjang terjadi, terutama dalam proses penentuan calon ketua yang akan memimpin organisasi kepemudaan tersebut ke depan.
Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ikhwansyah, yang mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda tersebut. Ia berharap kepemimpinan baru KNPI mampu bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Melalui Musda ini, kami berharap ketua terpilih dapat mendukung pembangunan daerah serta menyusun program kerja yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Banjar periode sebelumnya, Rahmat Saleh, mengungkapkan bahwa proses penjaringan calon telah dimulai sejak Oktober 2025 dan berjalan cukup dinamis. Dari lima kandidat yang sempat mendaftar, hanya tiga yang mengembalikan berkas hingga batas akhir pada 10 April 2026.
“Tiga nama yang memenuhi syarat yakni Muhammad Ariyandra Abdullah, Ali Syahbana, dan Faris Adam Ramadhan. Namun dalam prosesnya, ada kandidat yang mengundurkan diri, sehingga dinamika forum semakin berkembang,” jelasnya.
Situasi tersebut membuat jalannya Musda semakin alot. Namun di balik itu, Rahmat menegaskan bahwa Musda bukan sekadar ajang pemilihan, melainkan momentum konsolidasi pemuda di Kabupaten Banjar.
“KNPI harus menjadi ruang berkumpulnya pemuda untuk berdiskusi, berkontribusi, dan membantu pemerintah di berbagai sektor,” katanya.
Ia juga menyoroti tantangan besar ke depan, khususnya terkait kemandirian organisasi dalam hal pendanaan.
“Dengan masa kepengurusan yang panjang, KNPI harus mampu mandiri, tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah,” tambahnya.
Puncak Musda akhirnya menghasilkan keputusan mengejutkan. Fariz Adam Ramadhan resmi terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Banjar periode selanjutnya melalui mekanisme aklamasi.
Penetapan tersebut terjadi setelah salah satu kandidat, Muhammad Ariyandra Abdullah, mengundurkan diri di tengah forum. Kondisi ini membuat Fariz menjadi calon tunggal dan disepakati secara bulat oleh peserta Musda.
Usai ditetapkan, Fariz menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KNPI sebagai wadah pemersatu seluruh organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Banjar.
“Fokus utama kita adalah mempersatukan OKP dan menjadikan KNPI sebagai ruang kolaborasi pemuda. Untuk inovasi ke depan, akan kita rumuskan bersama,” ujarnya.
Anggota DPRD Banjar tersebut juga menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
“KNPI ke depan harus melahirkan pemuda yang progresif, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” tegasnya.
Dengan berakhirnya Musda yang penuh dinamika ini, harapan baru pun disematkan kepada kepengurusan KNPI yang baru untuk membawa energi segar bagi pembangunan dan pemberdayaan pemuda di Kabupaten Banjar.
