KBK.News, BANJARMASIN- Warga Gang Guntur RT 08 Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah dibuat geger dengan kebakaran yang terjadi, Selasa (12/5/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WITA.

Puluhan relawan pemadam kebakaran langsung berdatangan dan berjibaku memadamkan api dari berbagai arah.

Kondisi gang yang sempit dan hanya bisa dilalui sepeda motor tak menyurutkan langkah para relawan.

Mereka menerobos masuk sambil membawa mesin pompa dan selang untuk menjinakkan kobaran api yang membakar bagian rumah warga.

Kepanikan sempat terjadi saat warga berhamburan menyelamatkan diri sambil membawa tas berisi pakaian dan dokumen penting.

Di tengah situasi tersebut, seorang nenek penderita stroke bernama Ngatimun (70) terpaksa dievakuasi dari rumah kontrakan yang berada tak jauh dari titik api.

Nenek yang akrab disapa Nenek Rifau itu diketahui tinggal bersama cucunya.

Karena kondisi kakinya sakit akibat stroke, ia sempat kesulitan menyelamatkan diri hingga akhirnya dibantu keluarga dan warga menuju rumah tetangga yang lebih aman.

BACA JUGA :  Ponpes Al Falah Putera Terbakar Hebat, Semua Santri Selamat

Menurut keterangan warga, api diduga pertama kali muncul dari bagian atas plafon rumah kontrakan yang ditempati korban.

Saat kejadian, warga sekitar mengaku tidak melihat adanya aktivitas memasak karena waktu sudah menjelang siang.

Sekitar 30 menit kemudian, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan petugas damkar dan relawan.

Dalam peristiwa tersebut, dapur rumah milik Yana turut mengalami kerusakan akibat terbakar.

Ketua RT 08 RW 02, Fajrianoor mengatakan rumah milik Ita yang terbakar diketahui terdiri dari tiga pintu kontrakan dan salah satunya ditempati Ngatimun atau Tumi.

Selain itu, dapur milik Mariana (60), seorang lansia, juga ikut terdampak kebakaran.

“Api membakar bagian dapur dan sempat menjalar ke plafon. Namun plafon rumah berhasil dijebol warga sehingga api tidak meluas,” ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, pihaknya belum dapat memastikan apakah dipicu korsleting listrik atau aktivitas memasak.

“Untuk penyebab pastinya kami serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.