Minim Alat Bukti, Polres Banjar Masih Cari Begal Payudara di Sungai Sipai
MARTAPURA, KBK.News – Kasus begal payudara yang menimpa seorang santriwati di kawasan Sungai Sipai, Martapura, Kabupaten Banjar, hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi aparat kepolisian, Kamis (4/6/2026).
Meski penyelidikan terus dilakukan, identitas pelaku masih belum berhasil diungkap karena minimnya saksi dan alat bukti.
Peristiwa yang sempat menjadi perhatian publik tersebut terjadi di kawasan pertigaan Sungai Sipai, dekat sebuah angkringan, sekitar pukul 05.45 Wita.
Aksi pelecehan seksual itu tak hanya menyisakan luka psikologis bagi korban, tetapi juga memicu keresahan masyarakat, terutama kaum perempuan yang kerap beraktivitas pada pagi hari.
Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Rifandy Purnayangkara Putra mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari korban.
“Kami sudah melakukan pengecekan TKP dan penyelidikan di sekitar lokasi. Namun sampai saat ini kami masih terkendala kurangnya saksi dan alat bukti yang bisa mengarah kepada pelaku,” ujar Rifandy.
Menurutnya, penyidik masih terus berupaya mengumpulkan keterangan dari warga maupun pihak yang kemungkinan berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Keberadaan saksi dinilai sangat penting untuk membantu mengidentifikasi pelaku.
“Kami masih berusaha mencari alat bukti dan saksi-saksi pada saat kejadian. Mudah-mudahan ada petunjuk yang bisa mengarahkan kepada pelaku,” katanya.
Polres Banjar juga mengajak masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut untuk segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian agar proses pengungkapan kasus dapat berjalan lebih cepat.
Di sisi lain, Rifandy mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah, khususnya perempuan dan anak-anak yang bepergian pada malam hingga dini hari.
“Kami mengimbau perempuan maupun anak-anak agar sebisa mungkin tidak bepergian sendiri dan ada yang mendampingi, sehingga apabila terjadi sesuatu ada yang bisa membantu atau menjadi saksi,” tutupnya.
















