Seorang Bocah 10 Tahun Diduga Tenggelam di Danau Arraudah 6 Simpang Empat
KBK.News, TANAH BUMBU – Suasana duka dan kepanikan menyelimuti kawasan Danau Arraudah 6, Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (7/6/2026). Seorang anak berusia 10 tahun dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di danau galian tersebut.
Korban diketahui bernama Oktovelo Kandy Irawan (10), warga Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat. Hingga Minggu sore, korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan yang terus melakukan upaya penyisiran di lokasi kejadian.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin sekitar pukul 12.15 WITA dari anggota Brimob Tanah Bumbu, Suristo.
Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Saat itu korban bersama beberapa rekannya sedang mandi dan berenang di area danau. Namun di tengah aktivitas tersebut, korban diduga mengalami kesulitan saat berenang.
Saksi di lokasi menyebut korban sempat meminta pertolongan kepada teman-temannya. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil dilakukan hingga korban akhirnya tenggelam dan menghilang di dalam danau.
Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin langsung mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Batulicin yang beranggotakan enam personel menuju lokasi kejadian pada pukul 12.33 WITA menggunakan kendaraan operasional Rescue Car Hilux.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan segera melakukan operasi pencarian dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Batulicin, Polsek Tanah Bumbu, Brimob Tanah Bumbu, Babinsa, serta masyarakat setempat.
Berbagai peralatan pendukung turut dikerahkan, mulai dari perahu karet (rubber boat), peralatan water rescue, perangkat komunikasi, hingga dua set perlengkapan selam untuk membantu proses pencarian.
Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan danau menggunakan perahu karet serta penyelaman pada sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya maksimal agar korban dapat segera ditemukan.
“Tim SAR Gabungan saat ini masih melakukan pencarian terhadap korban dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia, baik melalui penyisiran permukaan maupun penyelaman. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan guna mencegah terjadinya kejadian serupa,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR Gabungan terus menyisir area danau dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
