RSUD Ratu Zalecha Terapkan Sistem Verifikasi Baru Mulai Juli, Antrean Pasien Dibagi Berdasarkan Nomor Poli
KBK.News, MARTAPURA – Upaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurai kepadatan antrean pasien terus dilakukan RSUD Ratu Zalecha (Raza) Martapura. Mulai awal Juli 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Banjar tersebut akan memberlakukan sistem baru verifikasi kedatangan bagi pasien yang mendaftar secara online.
Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah strategis untuk menata alur pelayanan rawat jalan agar lebih tertib, sekaligus mengurangi penumpukan pasien di ruang tunggu yang selama ini kerap terjadi pada jam-jam sibuk di pagi hari.
Direktur Arief Rahman menjelaskan, perubahan sistem dilakukan dalam rangka optimalisasi pelayanan kesehatan dan perbaikan manajemen antrean pasien.
“Dengan sistem yang diperbarui ini, alur pelayanan diharapkan menjadi lebih teratur dan terukur,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Melalui mekanisme terbaru tersebut, pasien yang melakukan pendaftaran online melalui aplikasi Mobile JKN maupun layanan WhatsApp SIPO Raza tidak hanya memperoleh kode booking, tetapi juga langsung mendapatkan nomor antrean poli saat registrasi dilakukan.
Nomor antrean poli tersebut nantinya menjadi acuan utama dalam proses verifikasi kedatangan pasien melalui Anjungan Pasien yang tersedia di rumah sakit.
Dalam penerapannya, RSUD Raza membagi waktu verifikasi kedatangan menjadi dua kelompok. Pasien dengan nomor antrean poli 1 hingga 15 dapat melakukan verifikasi mulai pukul 08.00 WITA. Sedangkan pasien dengan nomor antrean poli 16 dan seterusnya baru dapat melakukan verifikasi mulai pukul 09.00 WITA.
Menurut manajemen rumah sakit, pembagian jadwal tersebut dirancang untuk mencegah penumpukan pasien secara bersamaan pada saat layanan rawat jalan mulai beroperasi.
Selain itu, pasien yang telah mendaftar secara online diminta memperhatikan nomor antrean poli yang tercantum pada bukti registrasi agar tidak datang terlalu awal maupun terlambat dari jadwal verifikasi yang telah ditentukan.
“Kami berharap langkah ini dapat mengurai potensi penumpukan pasien di ruang tunggu dan meningkatkan standar kenyamanan masyarakat yang datang untuk berobat,” tambah Arief.
Dengan sistem baru ini, RSUD Ratu Zalecha berharap pelayanan rawat jalan dapat berlangsung lebih efektif, waktu tunggu pasien menjadi lebih terkendali, serta pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan semakin nyaman dan efisien.
