Kinerja Cemerlang DPKP Banjar Semester Pertama 2026, Ratusan Operasi Penyelamatan Berhasil Ditangani
KBK.News, MARTAPURA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar mencatat kinerja yang cukup impresif sepanjang lima bulan pertama tahun 2026. Tak hanya berjibaku memadamkan api, personel DPKP lebih banyak menangani berbagai operasi penyelamatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Selasa (30/6/2026)
Berdasarkan data Januari hingga Mei 2026, DPKP Kabupaten Banjar telah melaksanakan 613 operasi penyelamatan (rescue) dan menangani 14 kejadian kebakaran. Jumlah tersebut dipastikan masih akan bertambah karena rekapitulasi bulan Juni masih dalam proses pendataan.
Rincian penanganan yang dilakukan meliputi Januari sebanyak 174 operasi penyelamatan dan dua kebakaran, Februari 120 penyelamatan dan dua kebakaran, Maret 81 penyelamatan dan lima kebakaran, April 124 penyelamatan dan dua kebakaran, serta Mei 114 penyelamatan dan tiga kebakaran.
Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banjar atas kepercayaan dan dukungan yang selama ini diberikan kepada jajarannya.
“Atas nama seluruh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banjar atas kepercayaan, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan kepada kami. Kepercayaan tersebut menjadi amanah bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Agus menegaskan, tugas DPKP saat ini jauh lebih luas dibanding sekadar memadamkan kebakaran. Personel juga menangani berbagai kondisi kedaruratan yang membutuhkan respons cepat.
Mulai dari evakuasi korban kecelakaan, penyelamatan warga yang terjebak, penanganan saat banjir, evakuasi pohon tumbang, penanganan hewan liar atau berbahaya, pelepasan cincin yang tersangkut, membuka akses rumah maupun kendaraan dalam kondisi darurat, hingga berbagai operasi penyelamatan lainnya.
“Setiap panggilan yang kami terima merupakan panggilan kemanusiaan. Karena itu seluruh personel kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, profesional, humanis, dan tanpa diskriminasi demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Selain menyampaikan capaian kinerja, Agus juga mengajak masyarakat untuk ikut membangun budaya keselamatan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Ia mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik, kompor, tabung gas, dan peralatan rumah tangga lainnya selalu dalam kondisi aman. Masyarakat juga diminta menghindari pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran.
“Apabila menemukan potensi bahaya atau kondisi darurat, segera laporkan kepada kami. Kami juga berharap masyarakat memanfaatkan layanan DPKP secara bijaksana dengan memberikan informasi yang benar, jelas, dan akurat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” katanya.
Agus memastikan layanan DPKP Kabupaten Banjar tetap siaga selama 24 jam penuh untuk melayani masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan apabila menghadapi kondisi darurat. Layanan kami siaga 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, baik untuk kejadian kebakaran maupun operasi penyelamatan. Sampaikan lokasi dan kondisi kejadian secara jelas agar petugas dapat bergerak cepat. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ucapnya.
Ke depan, DPKP Kabupaten Banjar akan terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, modernisasi sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi informasi, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, komunitas, hingga seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kedaruratan, baik penanggulangan kebakaran maupun berbagai operasi penyelamatan. Dengan dukungan seluruh masyarakat, kami optimistis dapat mewujudkan pelayanan yang semakin responsif, adaptif, profesional, dan terpercaya demi terciptanya Kabupaten Banjar yang aman, tangguh, dan sejahtera,” pungkas Agus.
