KBK.News, MARTAPURA – Kebakaran menghanguskan lima unit toko di Jalan Martapura Lama Km 8,200 RT 13, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (1/7/2026) siang. Berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar bersama relawan, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain.

Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 13.06 Wita melalui grup WhatsApp relawan emergency. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel DPKP Sektor Gambut langsung diberangkatkan menggunakan unit rescue beserta peralatan pemadaman.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi, petugas bersama relawan segera melakukan pemadaman dan pendinginan sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan di sekitarnya,” ujar Agus Siswanto.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 Wita dan berhasil menyelesaikan proses penanganan pada pukul 14.10 Wita setelah memastikan kondisi benar-benar aman.

Berdasarkan pendataan di lapangan, lima toko yang terdampak kebakaran masing-masing adalah toko lemari aluminium milik Taufik, barber shop milik Juwaini, toko kelontong milik Toto, toko alat listrik milik Hormah, dan toko petshop milik Dani.

BACA JUGA :  67 Kelompok Damkar Adu Ketangkasan Rebut Piala Bergilir Bupati Banjar

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, satu orang bernama Toto Mulyanto mengalami luka bakar sekitar 47 persen dan telah mendapatkan penanganan medis.

Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

Agus Siswanto mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam proses pemadaman sehingga api dapat segera dikendalikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan pemadam kebakaran yang turut membantu penanganan di lapangan. Sinergi yang baik ini sangat membantu mempercepat proses pemadaman sehingga dampak kebakaran bisa diminimalkan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman saat tidak digunakan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.