KBK News, BANJARMASIN – Musibah kebakaran menggegerkan warga di kawasan Jalan Martapura Lama, Sungai Lulut KM 8,400, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Sedikitnya empat kios yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal hangus dilalap si jago merah, sementara seorang warga mengalami luka bakar.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang berada di tepi jalan, tepatnya di seberang gerai Alfamart Sungai Lulut atau kawasan Perumahan Zaldy.

Tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Warga panik berupaya menyelamatkan diri sekaligus mengevakuasi barang-barang berharga sebelum api semakin membesar.

Tak berselang lama, puluhan unit relawan pemadam kebakaran dari Kota Banjarmasin, Sungai Tabuk, Gambut, dan sekitarnya berdatangan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api dari berbagai sisi agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.

Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis.

Setelah hampir satu jam melakukan penyemprotan, api akhirnya berhasil dikendalikan hingga tidak lagi menyisakan titik api yang membahayakan.

Seorang relawan di lokasi mengatakan, sedikitnya empat hingga lima bangunan kios terdampak dalam peristiwa tersebut. Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

BACA JUGA :  Kurir 3 Kilogram Sabu Ini Dituntut 13 Tahun, Mengaku hanya Disuruh Ambil Paket

Selain menghanguskan bangunan, kebakaran juga mengakibatkan seorang warga bernama Galai mengalami luka bakar dan sempat pingsan.

Korban ditemukan tersandar di halaman Alfamart sebelum akhirnya dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Rahman, warga setempat, mengatakan bangunan yang terbakar terdiri atas kios penjual makanan kucing, toko elektronik, tempat pangkas rambut, toko aluminium, serta kios pancarekenan yang berdampingan dengan bengkel.

“Korban yang sempat pingsan bernama Galai. Setelah dievakuasi langsung dibawa ke puskesmas,” ujarnya.

Rahman yang juga dikenal sebagai kreator konten Dusta Borneo menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh warga, saat kejadian kawasan tersebut sedang mengalami pemadaman listrik bergilir.

Diduga salah satu pemilik kios menghidupkan genset, namun alat tersebut diduga meledak hingga memicu kebakaran. Kobaran api juga sempat membakar kabel jaringan internet di sekitar lokasi.

Selain kerusakan bangunan, kebakaran juga mengakibatkan kerugian materi cukup besar.

Uang tunai sekitar Rp10 juta milik pemilik kios pancarekenan dilaporkan ikut hangus terbakar. Sementara pemilik toko elektronik juga kehilangan uang tunai senilai beberapa juta rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta mendata total kerugian yang ditimbulkan akibat musibah tersebut