Wahyu Akbar Dengarkan Keluhan Warga Babirik, Minta Lansia Sakit Segera Ditangani
KBK.News, MARTAPURA – Anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Komisi IV, Wahyu Akbar, menggelar kegiatan reses di Desa Babirik, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar. Kegiatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih mereka hadapi, mulai dari infrastruktur hingga layanan sosial, Kamis (2/7/2026).
Dalam dialog bersama warga, persoalan infrastruktur menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan. Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan desa yang masih mengalami kerusakan dan kerap tergenang banjir saat air pasang, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari maupun mobilitas warga.
Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan terkait kepesertaan BPJS Kesehatan yang sudah tidak aktif, sehingga menyulitkan mereka memperoleh pelayanan kesehatan. Tak hanya itu, masyarakat juga berharap penyaluran bantuan sosial dapat lebih merata dan tepat sasaran.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wahyu Akbar menegaskan seluruh masukan warga akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kabupaten Banjar.
“Reses bukan sekadar agenda menyerap aspirasi, tetapi menjadi komitmen kami untuk memastikan setiap keluhan masyarakat mendapat perhatian. Persoalan jalan rusak, layanan kesehatan, hingga bantuan sosial akan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar ada solusi nyata. Saya ingin masyarakat merasakan kehadiran wakil rakyat, bukan hanya saat reses, tetapi juga dalam proses memperjuangkan kebutuhan mereka,” ujar Wahyu, Senin (29/6/2026) malam.
Tak hanya berdialog dengan masyarakat, politisi muda Partai Demokrat itu juga menyempatkan diri mengunjungi salah seorang warga lanjut usia, Kartasiah (65), yang tengah terbaring lemah di kediamannya.

Melihat kondisi tersebut, Wahyu meminta petugas Posyandu maupun tenaga kesehatan setempat untuk melakukan pemeriksaan langsung ke rumah Kartasiah agar kondisi kesehatannya dapat dipantau secara berkala dan kebutuhan medisnya segera diketahui.
“Saya berharap petugas kesehatan dapat melakukan pelayanan jemput bola kepada Ibu Kartasiah. Lansia yang kondisinya sudah tidak memungkinkan datang ke fasilitas kesehatan harus tetap mendapatkan perhatian. Jangan sampai ada warga yang kesulitan memperoleh layanan hanya karena keterbatasan fisik,” katanya.
Kehadiran Wahyu Akbar mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Babirik. Warga berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan reses semata, tetapi dapat diwujudkan menjadi program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.



