KBK.News, MARTAPURA – Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebanyak 25.000 liter air bersih didistribusikan ke empat desa terdampak, yakni Desa Kampung Baru di Kecamatan Beruntung Baru, Desa Teluk Selong Ulu dan Desa Sungai Rangas Ulu di Kecamatan Martapura Barat, serta Desa Pingaran Ulu di Kecamatan Astambul, Senin (13/7/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan sebagai tindak lanjut atas permohonan masyarakat yang terdampak kekeringan. Kondisi sumur warga yang mulai mengering, ditambah kualitas air sungai yang tidak lagi layak digunakan, membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA :  BPBD Banjar Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Tiga Desa di Beruntung Baru

“BPBD Kabupaten Banjar akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan melalui pendistribusian air bersih sesuai dengan permohonan dan hasil asesmen di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan sumber air,” ujar Wasis.

Menurutnya, bantuan air bersih merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.

Selain mendistribusikan air bersih, BPBD Kabupaten Banjar juga terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran apabila wilayah terdampak terus bertambah.