KBK.News, BANJARMASIN – Ruas Jalan Veteran di Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, berpotensi ditutup sementara selama proses perbaikan badan jalan yang kembali ambles akibat penurunan tanah di sisi sungai. Langkah ini tengah dibahas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Forum Lalu Lintas agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal dan aman, Kamis (16/7/2026).

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, mengatakan opsi penutupan sementara menjadi pertimbangan serius karena kondisi jalan yang mengalami retakan dan ambles dinilai membahayakan pengguna jalan sekaligus menghambat proses pekerjaan jika arus lalu lintas tetap dibuka.

“Kami lagi berkoordinasi dengan teman-teman di Forum Lalu Lintas. Kalau bisa, selama penanganan jalan itu ditutup dulu sementara supaya kami bisa bekerja secara komprehensif dan penuh, tidak terganggu lalu lintas, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Yasin di Banjarbaru, Rabu (15/7/2026).

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib.

Apabila keputusan penutupan diberlakukan, masyarakat diarahkan menggunakan Jalan Rahayu sebagai jalur alternatif selama proses perbaikan berlangsung.

Penanganan darurat sendiri telah dimulai sejak Selasa (14/7/2026). Petugas memasang rambu peringatan, traffic cone, serta barrier di sekitar lokasi, disertai pemeriksaan lapangan oleh tim Bidang Bina Marga bersama konsultan teknis.

Berdasarkan hasil pengamatan sementara, amblesnya badan jalan dipicu gerusan di tepi sungai yang mengurangi daya dukung tanah di bawah konstruksi jalan.

“Dari hasil pengamatan memang terjadi lagi gerusan di lokasi tersebut sehingga menyebabkan penurunan badan jalan. Akibatnya jalan retak dan kemudian ambles,” jelasnya.

Untuk tahap awal, PUPR akan membongkar bagian jalan yang rusak, memasang cerucuk galam sebagai penguat tanah, dilanjutkan pemasangan geotekstil sebelum dilakukan penimbunan secara bertahap. Pengaspalan baru dilakukan setelah kondisi tanah benar-benar stabil.

“Kami tidak bisa langsung mengaspal. Timbunan dipasang bertahap agar penurunannya bisa dipantau. Setelah benar-benar stabil baru dilakukan pengaspalan,” katanya.

BACA JUGA :  PT Fahrul Razi Rental Banjarmasin Bantah Tuduhan Penipuan, Siap Gugat Balik

Yasin memperkirakan proses penanganan hingga ruas jalan kembali dapat difungsikan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu hingga satu bulan.

Menurutnya, kerusakan di Jalan Veteran bukan kejadian pertama. Fenomena serupa pernah terjadi di Jalan Martapura Lama pada 2024 dan kawasan Lampihong, Kabupaten Balangan.

Ia menjelaskan, ruas jalan yang berada di bantaran sungai memiliki karakteristik tanah yang rentan mengalami penurunan saat musim kemarau. Ketika tanah yang sebelumnya jenuh air mulai mengering, daya ikat antarpartikel tanah melemah sehingga mudah mengalami penurunan ketika menerima beban kendaraan.

“Polanya seperti itu. Jalan berada di pinggir sungai, tanah mulai mengering saat musim kemarau, kemudian dibebani kendaraan sehingga akhirnya longsor,” ungkapnya.

Selama ini, penanganan yang dilakukan masih bersifat sementara melalui overlay perkerasan dan perbaikan lapis pondasi agregat agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat. Namun, metode tersebut belum mampu mengatasi penyebab utama amblesnya badan jalan.

Untuk solusi permanen, Dinas PUPR Kalsel telah mengkaji sejumlah alternatif, seperti pembangunan menggunakan sistem pile slab maupun dinding penahan tanah (DPT). Akan tetapi, pelaksanaannya masih terkendala padatnya permukiman di bantaran sungai, sempitnya ruang kerja, tingginya volume kendaraan, hingga sulitnya mobilisasi alat berat.

Ke depan, Dinas PUPR Kalsel akan melakukan inspeksi teknis dan investigasi geoteknik secara menyeluruh, mulai dari survei visual, pemetaan retakan, pengujian struktur perkerasan, hingga penyelidikan kondisi tanah.

“Hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar penentuan metode penanganan permanen, termasuk kemungkinan penggunaan geotekstil, geogrid, sheet pile, bronjong, maupun dinding penahan tanah sesuai hasil analisis,” tuturnya.

Sembari menunggu keputusan resmi terkait penutupan jalan, Dinas PUPR Kalsel mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan Jalan Veteran Sungai Lulut dan mematuhi arahan petugas di lapangan guna menghindari risiko kecelakaan.