KBK.News, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur akhirnya angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, Rabu (22/7/2026).

Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D Gambut.

Menanggapi hal tersebut, Saidi menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan dukungan apabila diperlukan oleh aparat penegak hukum.

“Kita juga mendapatkan informasi. Kita menghormati proses hukum dari kejaksaan. Tentunya dari pemerintah daerah, apa pun yang mungkin dibutuhkan dan bisa melancarkan proses tersebut, kami siap,” ujar Saidi kepada wartawan.

Ia menegaskan, Pemkab Banjar tidak akan mengintervensi proses penyidikan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Kejaksaan untuk mengusut perkara tersebut.

“Kami sangat menghormati upaya-upaya hukum yang sudah berjalan. Semoga apa yang mungkin masih belum terang benderang dalam proses-proses tersebut bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

BACA JUGA :  Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Kejari Banjar Viral hingga Podcast Denny Sumargo, Kejati Kalsel Pastikan Tindak Lanjut

Saidi juga menyampaikan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi internal melalui Sekretaris Daerah (Sekda) dan para asisten apabila memang diperlukan.

“Nanti melalui Pak Sekda dan para asisten, apa yang perlu dievaluasi akan kita lakukan sesuai mekanisme pemerintah daerah,” ucapnya.

Menurut Saidi, proyek pembangunan RS Tipe D Gambut merupakan salah satu proyek strategis yang sejak awal telah mendapatkan pendampingan. Namun, dalam pelaksanaannya tidak semua proses berjalan sesuai harapan.

“Itu kan proyek strategis, ada pendampingan. Tentunya dalam perjalanan tidak semua bisa berjalan dengan baik. Apa pun hasil dari upaya hukum yang dilakukan kejaksaan, kami dan pemerintah daerah sangat menghormatinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, tim penyidik Kejari Kabupaten Banjar menggeledah Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar selama kurang lebih tujuh jam. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik membawa sejumlah dokumen dan perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan RS Tipe D Gambut.