Tiga Rumah di Gudang Tengah Sungai Tabuk Hangus Terbakar
KBK.NEWS, MARTAPURA – Musibah kebakaran menghanguskan permukiman warga di RT 02, Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 hingga 05.00 WITA tersebut meluluhlantakkan tiga unit rumah serta merusakkan sejumlah kendaraan warga.
Berdasarkan data sementara di lapangan, selain tiga rumah yang rata dengan tanah, kebakaran tersebut juga berdampak pada dua rumah warga lainnya, khususnya di bagian atap. Ngenesnya, salah satu rumah yang hangus merupakan bangunan program bedah rumah yang pengerjaannya telah mencapai 90 persen dan hampir siap dihuni. Tak hanya bangunan, material berupa enam unit sepeda motor dan tiga unit sepeda juga dilaporkan ikut terbakar.
Upaya pemadaman berlangsung cepat berkat kesiapsiagaan puluhan personel Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) gabungan yang berdatangan dari berbagai wilayah, seperti Banjarmasin, Gambut, Martapura, dan sekitarnya. Sinergi antar-relawan ini berhasil mengisolasi kobaran api sehingga tidak merembet lebih jauh ke pemukiman padat penduduk.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kerukunan Relawan Sungai Tabuk (KRST) atas respons cepat seluruh pihak yang terlibat di lokasi.
”Kami dari Kerukunan Relawan Sungai Tabuk (KRST) mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh relawan dari Banjarmasin, Gambut, Martapura, dan daerah lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Berkat kerja sama semua pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan,” ujar perwakilan KRST.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.
Terkait pemicu kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam di lokasi kejadian. Kapolsek Sungai Tabuk, AKP Margito, mengonfirmasi bahwa anggotanya telah diterjunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menghimpun keterangan dari para saksi.
”Penyebab maupun motif kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Anggota kami saat ini sedang bekerja di lapangan untuk memastikan pemicu pasti dari peristiwa ini,” tegas AKP Margito. (MR).
