Permukiman di Gambut Terbakar, Empat Rumah Hangus dalam Waktu Singkat
KBK.News, GAMBUT – Musibah kebakaran menghanguskan sedikitnya empat unit rumah di kawasan Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (6/8/2026)
Kobaran api yang melanda permukiman di tepi jalan utama memicu kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan dan menggegerkan warga sekitar.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar di media sosial, api dengan cepat membesar sehingga membuat warga panik.
Dalam video tersebut terdengar teriakan meminta bantuan agar armada Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) segera menuju lokasi.
“Pemadam… tolong… pemadam!” teriak perekam video saat kobaran api terus membesar.
Peristiwa itu langsung menjadi perhatian warga dan para pengguna jalan yang melintas.
Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kebakaran, sementara warga lainnya berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah yang berada di sekitar lokasi.
Tak lama setelah informasi kebakaran menyebar melalui media sosial, puluhan relawan BPK dari Kecamatan Gambut, Sungai Tabuk hingga Kota Banjarmasin berdatangan ke lokasi.
Mereka berjibaku memadamkan api selama sekitar setengah jam agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain mengingat lokasi berada di kawasan permukiman yang cukup padat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait jumlah bangunan yang terdampak, besaran kerugian maupun kemungkinan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
Petugas BPBD Kabupaten Banjar bersama aparat kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan serta pendataan. Warga diimbau tidak mendekati area kebakaran agar proses pemadaman dan penyelidikan dapat berjalan lancar.
Sementara itu, salah seorang warga melalui akun Facebook Acil Lumut Novita mengaku salah satu rumah yang terbakar merupakan milik mertuanya.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal bekerja.
“Hanyar haja pajah terbakaw. Balum hilang takibar sumangat rumah mintuha,” tulisnya disertai emotikon menangis.
Ia mengaku saat kejadian sedang dalam perjalanan menuju lokasi memancing di Pilawa sebelum menerima telepon dari keluarga yang mengabarkan rumah mertuanya ikut dilalap si jago merah.
