KBK.News, BANJARMASIN– Di tengah musim kemarau yang membuat cuaca di Kalimantan Selatan terasa lebih panas dalam beberapa pekan terakhir, kebakaran kembali terjadi.

Kali ini, api menghanguskan sedikitnya 17 kios di Pasar Teluk Dalam, Jalan Sutoyo S, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Jumat (7/8/2026) pagi.

Dugaan sementara, kobaran api bermula dari sebuah warung lalapan saat aktivitas memasak.

Peristiwa tersebut sontak mengundang puluhan unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan petugas emergency ke lokasi.

Setelah berjibaku sekitar 30 menit, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya.

Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kota Banjarmasin kemudian melakukan pendataan terhadap kios yang terdampak. Berdasarkan data sementara, sebanyak 17 kios mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Ketua RT 01, Arsyad, mengatakan titik api diduga berasal dari sebuah warung lalapan yang berada di dalam area pasar.

“Untuk kebakaran di Pasar Teluk Dalam wilayah RT 01, diduga asal api dari warung lalapan. Dan yang terdampak ada 17 kios,” ujarnya.

Para pedagang terlihat masih berupaya menyelamatkan barang dagangan yang tersisa, sementara data korban terdampak diserahkan kepada Tagana untuk tindak lanjut.

BACA JUGA :  Di Tengah Hujan, Jago Merah Mengamuk di Kampung Arab Banjarmasin

“Data yang disampaikan Ketua RT tadi akan kami laporkan kepada pimpinan sebagai bahan penanganan selanjutnya,” kata petugas pendataan Tagana Kota Banjarmasin, Harnoto.

Pemilik warung lalapan, Rahmawati (61), mengaku api muncul saat dirinya sedang melayani pembeli.

Sebelumnya ia baru saja mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram.

“Saat saya sedang melayani pembeli, baru mengganti tabung gas 3 kilogram. Ketika dinyalakan, tidak lama kemudian api langsung membesar. Saya tidak sempat berbuat apa-apa karena api cepat menyebar ke kios lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Surya, pedagang yang berada di dekat lokasi, mengatakan dirinya langsung berusaha menolong Rahmawati dan menjauhkan tabung gas dari kobaran api.

“Saya melihat ibu itu sedang memasak, lalu tiba-tiba api muncul, diduga karena selang gas bocor. Saya langsung menarik ibu itu menjauh dan mengamankan tabung gas.

Tabung sempat meledak satu kali dan setelah itu api semakin besar,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat belasan kios beserta barang dagangan ludes terbakar.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.