Tak Hanya Bantu Pasien, Donor Darah di RSUD Ratu Zalecha Juga Jadi Sarana Screening Kesehatan
KBK.News, MARTAPURA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, RSUD Ratu Zalecha Martapura menggelar bakti sosial donor darah, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hingga pelaksanaan berlangsung, tercatat sebanyak 56 peserta telah mendaftar secara online, sementara pendaftar secara langsung (offline) diperkirakan masih terus bertambah.
Koordinator Bakti Sosial Donor Darah RSUD Ratu Zalecha Martapura, M Subhan, mengatakan jumlah peserta diperkirakan bertambah sekitar 20 hingga 30 orang.
“Untuk yang mendaftar secara online sudah 56 orang. Kalau yang offline ini masih terus bertambah, kemungkinan sekitar 20 sampai 30 orang,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan donor darah kali ini menjadi lebih istimewa karena selain sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 RI, pihak rumah sakit juga memberikan apresiasi berupa hadiah dan paket sembako bagi pendonor.
Subhan menegaskan, kegiatan donor darah tidak hanya dilaksanakan pada momentum tertentu. RSUD Ratu Zalecha berencana menjadikannya agenda rutin agar ketersediaan darah bagi pasien dapat terus terjaga.
“Insyaallah akan kita laksanakan secara rutin, hampir setiap dua bulan sekali. Kemudian mungkin juga akan ada kegiatan di tempat-tempat lain yang sudah direncanakan,” katanya.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi melalui donor darah, mengingat kebutuhan darah di RSUD Ratu Zalecha tergolong cukup tinggi.
“Harapannya masyarakat mari kita sama-sama membantu dan berkontribusi melalui donor darah untuk pasien-pasien kita di RSUD Ratu Zalecha. Karena kebutuhan darah di sini dalam sebulan hampir 300 kantong, jadi kita masih banyak kekurangan,” jelasnya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Patologi Klinik RSUD Ratu Zalecha Martapura, dr. Fatimah Rizky F, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Untuk antusiasnya sendiri saya sangat senang. Di sini antusiasnya sangat lumayan membudak,” ungkapnya.
Fatimah menjelaskan, donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima darah, tetapi juga dapat menjadi salah satu sarana pemeriksaan kesehatan bagi pendonor.
Menurutnya, melalui proses donor darah, pendonor dapat memperoleh pemeriksaan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD), di antaranya hepatitis B, sifilis, dan HIV, sesuai prosedur pemeriksaan darah yang berlaku.
“Kalau kita ingin screening kesehatan, salah satunya bisa melalui donor darah. Pemeriksaan IMLTD seperti hepatitis B, sifilis dan HIV dilakukan secara gratis,” jelasnya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien, Fatimah menyebut donor darah secara rutin juga memiliki manfaat bagi pendonor. Tubuh akan terus memproduksi sel darah baru setelah darah didonorkan.
“Kalau kita rutin donor darah, produksi sel darah akan terus dibuat, sehingga sel darah selalu baru. Banyak manfaat dari donor darah. Jadi sosialisasinya bukan hanya untuk penerima, tetapi juga untuk masyarakat yang menjadi pendonor,” pungkasnya.
Dengan tingginya kebutuhan darah setiap bulan, RSUD Ratu Zalecha berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor secara sukarela dan rutin. Donor darah dinilai menjadi bentuk kepedulian sederhana yang manfaatnya sangat besar bagi keselamatan pasien yang membutuhkan transfusi darah.
















