Seorang Anak Dilaporkan Tenggelam di Sungai Martapura, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
KBK.News, BANJARMASIN – Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang anak laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Jalan Sungai Jingah, Kota Banjarmasin, Minggu (7/9) sore.
Korban diketahui bernama Sayid Hamid Jailani (11), warga Jalan Jahri Saleh Kompleks Japri Zamzam, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin pada pukul 18.30 WITA dari Dedy, perwakilan Rescue 911.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WITA.
Saat itu korban yang masih duduk di bangku SD bersama teman-temannya bermain di sekitar Sungai Martapura. Korban yang diketahui tidak bisa berenang kemudian tenggelam.
Teman-teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak berhasil dan korban belum ditemukan.
Mendapat laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin segera mengerahkan satu tim rescue yang terdiri dari 6 personel menggunakan Rescue Car D-Max. Tim diberangkatkan pada pukul 18.47 WITA menuju lokasi kejadian.
Operasi pencarian dilaksanakan bersama sejumlah unsur SAR gabungan, antara lain Tim Rescue Basarnas Banjarmasin, Satpolair Polresta Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, Rescue 911, serta masyarakat setempat.
Tim SAR didukung Rescue Car D-Max, Rubber Boat, peralatan water rescue, peralatan selam, perangkat komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa operasi pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
“Setelah menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Tim akan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk menentukan metode pencarian yang efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ujar I Putu Sudayana.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika berada di sekitar sungai atau perairan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar sungai.
Jangan biarkan anak bermain di area perairan tanpa pengawasan, terlebih bagi anak yang tidak memiliki kemampuan berenang. Apabila terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian.
Kasat Polair Polresta Banjarmasin Kompol Dading Kalbu Adie menambahkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat lewat call centre pukul 17.00 WITA perihal dugaan orang tenggelam di perairan Sungai Martapura.
“Untuk titik koordinat tenggelam di S 3°18’44.4924″ E 114°36’28.6236″. Sementara ayah korban bernama Sayid Muhammad Hendra (45),” sebutnya.
Menurut keterangan saksi M Hati Mahfudz, korban tidak bisa berenang tapi masih memaksa bermain air dengan cara melompat ke sungai kemudian naik ke atas dermaga.
Pada lompatan ketiga, korban terbawa arus sungai.
“Korban meminta tolong kepada saksi, kemudian saksi menolong korban dengan cara memeluk korban sambil berenang membawa ke tepi sungai dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
Namun dikarenakan arus sungai yang deras korban terlepas dari pegangan saksi karena saksi juga kelelahan sehingga saksi berenang ke tepi sungai dan tidak dapat menyelamatkan korban.
Terakhir kali korban mengenakan baju hitam dan celana hitam pendek, sampai laporan ini dibuat korban masih dalam pencarian,” pungkas Dading.
