MARTAPURA, KBK.News – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026) pagi.

Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan roda dua dan mengakibatkan tiga orang menjadi korban. Tragisnya, satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu dengan cepat menyebar di media sosial dan sejumlah grup WhatsApp. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah korban terkapar di sekitar lokasi dengan kondisi mengalami luka-luka.

Seorang relawan yang berada di lokasi terdengar meminta bantuan ambulans agar segera datang mengevakuasi para korban.

“Minta tolong ambulans merapat yang dekat, ada korban tiga orang. Satu meninggal dunia, dua perempuan luka,” ujar relawan dalam rekaman tersebut.

Tak berselang lama, ambulans tiba di lokasi. Korban yang meninggal dunia kemudian dievakuasi menuju kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Sedangkan dua korban lainnya yang mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan tersebut sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah warga bersama relawan turut membantu proses evakuasi korban di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Baru 12 Hari, Kamera ETLE di Martapura Sudah ‘Panen’ Pelanggar

Diduga Tabrak Lari

Informasi yang dihimpun KBK.News menyebutkan, kecelakaan tersebut diduga berkaitan dengan aksi tabrak lari oleh pengendara mobil ber plat KH 1897 TJ yang dikemudikan seorang lelaki. Terduga pelaku disebut telah diamankan oleh petugas Satlantas Polres Banjar di kawasan Teluk Selong, Kecamatan Martapura Barat.

Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti kronologi kecelakaan, termasuk bagaimana kendaraan yang terlibat hingga menyebabkan tiga orang menjadi korban.

Kasat Lantas Polres Banjar, Iptu Agung Iswahyudi, saat dikonfirmasi KBK.News mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut.

“Masih kami dalami,” singkat Iptu Agung melalui pesan WhatsApp, Kamis (10/9/2026) pagi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan data dan keterangan untuk mengungkap secara terang kronologi kecelakaan, termasuk dugaan tabrak lari yang terjadi dalam peristiwa tersebut.

KBK.News akan terus memperbarui informasi terkait kecelakaan maut ini setelah keterangan resmi dari kepolisian diperoleh.