KBK.News, BANJARMASIN– Jagat media sosial Indonesia kembali dihebohkan dengan tren kecerdasan buatan (AI) terbaru.

Kali ini, tren yang mengusung tema “Wajah 2026, Gaya 1980-an” membuat warganet ramai-ramai mengubah potret masa kini menjadi gaya foto ala tahun 1980-an lengkap dengan nuansa nostalgia yang kental.

Tren AI ubah foto masa kini jadi gaya 1980-an ini viral sejak awal September 2026.

Filter AI dengan nuansa era 80-an belakangan tengah ramai digunakan di media sosial.

Mulai dari Instagram, TikTok hingga Facebook, linimasa dipenuhi foto-foto retro dengan rambut bervolume, kacamata besar, jaket kulit, hingga efek kamera analog klasik.

Fitur 80’s Flashback di ChatGPT

Kepopuleran ini tak lepas dari langkah OpenAI yang baru-baru ini merilis fitur ’80s Flashback’ di dalam ChatGPT Images.

Fitur ini tidak sekadar menempelkan filter warna polaroid.

AI akan menganalisis struktur wajah pengguna, lalu merancang ulang gaya rambut khas era 80-an, mengganti busana dengan fashion retro, serta memberikan efek pencahayaan studio vintage yang otentik tanpa menghilangkan karakter asli wajah.

Caranya pun mudah. Pengguna cukup mengaktifkan gaya “80s Flashback” pada menu gambar, lalu memilih foto dari galeri atau ambil foto baru.

BACA JUGA :  Setelah Menuai Polemik, Polisi Perbolehkan Lagu Bayar Bayar Bayar dari Sukatani Beredar Lagi

Hasilnya, foto masa kini bisa disulap menjadi potret bergaya retro lengkap dengan rambut bervolume dan pakaian khas era 80-an.

Artis Hingga Anak Band 90-an Ikut-Ikutan

Tak hanya warga biasa, deretan keluarga artis Indonesia juga ikut mencoba tren ini.

Mulai dari pasangan Raffi Ahmad-Nagita Slavina hingga Omesh-Dian Ayu yang memakai konsep keluarga era 1980-an, menampilkan gaya rambut, busana, dan suasana foto khas masa itu.

Fenomena ini pun memunculkan cerita kocak dari generasi 90-an.

Banyak anak band era 90-an yang mengaku “terpaksa” ikut tren 80’s, padahal identitas mereka adalah anak 90-an.

“Orang-orang lagi sibuk posting era 80’s. Kami? Tetap di era 90-an.

Maaf kami tidak ikut, kami emang lahir telat,” ujar salah satu musisi lokal Banjarmasin yang fotonya dengan background poster Duran Duran namun mengaku aslinya adalah band 90-an.

Jika sebelumnya tren 90-an sempat mendominasi, kini giliran estetika 80-an dengan warna-warna neon, poster kaset, dan gaya rambut gondrong menguasai linimasa.

Tertarik mencoba? Cukup unggah foto terbaikmu dan ketik prompt “Using my uploaded photo, show me what I would have looked like around 1985”.