KBK.News, BANJARMASIN– Harapan kembali muncul dalam operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8.

Satu penumpang yang sebelumnya diselamatkan nelayan akhirnya tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (14/9/2026) pagi.

Korban tersebut menjadi penumpang ke-70 yang berhasil dievakuasi ke Banjarmasin, setelah sebelumnya 69 korban selamat tiba menggunakan MV Haida pada Minggu (13/9/2026) petang.

KN SAR Laksmana 241 yang membawa korban bersandar di Pelabuhan Trisakti sekitar pukul 06.00 WITA.

Berdasarkan rilis Basarnas Banjarmasin, korban diketahui bernama Rahmadi (43), warga Banjarmasin.

Saat turun dari KN SAR Laksmana 241, Rahmadi masih mengenakan jaket pelampung dan tampak mampu berjalan menuju area pelabuhan.

Rahmadi sebelumnya berhasil diselamatkan oleh nelayan menggunakan KM Sri Asih.

Setelah berada di kapal nelayan tersebut, korban kemudian dipindahkan ke KN SAR Laksmana 241 sekitar pukul 17.58 WITA untuk selanjutnya dibawa menuju Banjarmasin.

Setibanya di Pelabuhan Trisakti, Rahmadi langsung diarahkan ke ruang tunggu untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.

Evakuasi Tertunda Gelombang Tinggi

Proses membawa korban menuju Banjarmasin tidak berlangsung mudah. Evakuasi yang semula diperkirakan tiba pada Senin sekitar pukul 03.00 WITA harus tertunda karena kondisi cuaca di laut.

Gelombang pada malam hari diperkirakan dapat mencapai ketinggian hingga 5 meter. Kondisi tersebut membuat kapal-kapal yang berada di tengah laut tidak diperbolehkan melanjutkan pelayaran dan harus menunggu cuaca membaik.

BACA JUGA :  Nelayan Berusia 71 Tahun Asal Tanjung Pelayar Kotabaru Hilang Saat Mencari Ikan

Setelah kondisi memungkinkan, proses evakuasi kembali dilanjutkan hingga KN SAR Laksmana 241 akhirnya membawa Rahmadi ke Banjarmasin pada Senin pagi.

Pencarian 130 Korban Masih Berlangsung

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandy menyampaikan permohonan maaf atas musibah KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa.

Dudy mengatakan, penyebab pasti kecelakaan masih akan ditindaklanjuti melalui penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Pemerintah juga memastikan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban.

Berdasarkan data sementara yang disampaikan pemerintah pada Minggu sore, dari total 243 orang dalam manifes, sebanyak 107 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, enam orang meninggal dunia, sementara sekitar 130 orang masih dalam pencarian.

Dengan tibanya Rahmadi di Banjarmasin, jumlah korban selamat yang telah berhasil dibawa ke Pelabuhan Trisakti kini bertambah menjadi 70 orang.

Namun, operasi SAR masih terus berlangsung.

Tim gabungan tetap melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk mencari korban lain yanghingga kini belum ditemukan.