KBK.NEWS, MARTAPURA – Anggota Komisi XIII DPR RI, H Muhammad Rofiqi, mendatangi langsung Desa Rantau Bakula, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Minggu (27/9/2026), untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait berbagai keluhan yang selama ini disampaikan warga di sekitar aktivitas pertambangan PT Merge Mining Industry (MMI).

Dalam kunjungan tersebut, Rofiqi meninjau kondisi di sekitar permukiman warga yang berbatasan dengan area perusahaan. Ia tidak memasuki kawasan pertambangan, namun melihat langsung aktivitas yang tampak dari lingkungan permukiman.

Kedatangan Rofiqi langsung disambut dengan keluhan masyarakat Desa Rantau Bakula bersama WALHI Kalimantan Selatan. Warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi lingkungan dan dampak yang mereka rasakan, sementara WALHI memaparkan hasil temuan yang telah mereka himpun.

Rofiqi mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas pertemuannya dengan warga Rantau Bakula di Senayan beberapa waktu lalu.

“Hari ini saya langsung datang ke sini. Ini bukan yang pertama saya bertemu warga Rantau Bakula. Sebelumnya saya sudah bertemu mereka di Senayan saat rapat Komisi XIII. Sesuai janji saya, saya akan datang melihat langsung, dan hari ini saya sudah di sini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Warga Rantau Bakula Teriakkan Keadilan, DPRD Kalsel dan Walhi Tinjau PT MMI

Ia mengaku menerima banyak masukan dari masyarakat selama peninjauan berlangsung. Aspirasi tersebut, menurutnya, akan dibawa ke DPR RI sebagai bahan tindak lanjut bersama anggota komisi.

Selain itu, Rofiqi menyampaikan rencana untuk mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan PT MMI, instansi terkait, dan masyarakat Rantau Bakula.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pemenuhan hak masyarakat terhadap standar hidup yang layak.

“Di sini kami mendengar keluhan warga. Yang penting menurut saya adalah terkait standar hidup layak masyarakat Rantau Bakula, apakah sudah terpenuhi atau belum. Itu yang nanti akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti,” pungkas Politisi Partai Gerindra ini.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat sebelum pembahasan lebih lanjut dilakukan melalui mekanisme di DPR RI.