​KBK JAKARTA — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap prajurit yang terbukti menyalahgunakan rumah dinas sebagai markas judi online (judol).

​Pernyataan tersebut disampaikan Maruli menanggapi isu yang tengah viral di media sosial terkait dugaan penggerebekan lokasi judi online di sebuah rumah dinas TNI kawasan Cijantung, Jakarta Timur, pada Minggu (4/10). Rumah dinas milik perwira aktif TNI AD tersebut diduga disewakan kepada pihak ketiga untuk dijadikan tempat operasional judi online.

​”Pokoknya kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respon cepat,” ujar Maruli saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

​Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat sebuah ruangan di dalam rumah dinas yang dipenuhi jajaran komputer serta beberapa orang yang tengah beraktivitas. Perekam video sempat meluapkan kecurigaannya terhadap aktivitas tertutup di lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Selang Dua Jam, Banjarmasin Tengah dan Barat Diamuk Jago Merah, Lima Rumah Dinas TNI dan Bangunan Kosong Terbakar

​”Wah ini ada yang enggak beres nih, pantesan pagar tinggi. Ini kayak judi online nih. Jangan ada yang keluar rumah ya,” ucap perekam dalam video viral tersebut.

​Menanggapi kejadian ini, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas menyampaikan bahwa pihak TNI telah bergerak untuk mendalami dan mengusut tuntas dugaan pelanggaran tersebut. Sejumlah pihak, termasuk anggota TNI yang terlibat, kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

​”Sedang didalami. Semua diperiksa,” tegas Muhammad Nas.