Setelah Bantuan Karhutla, Presiden Prabowo Siapkan Banpres Keagamaan untuk Kalsel
MARTAPURA, KBK.NEWS — Bentuk kepedulian Pemerintah Pusat terhadap Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berlanjut. Usai mengucurkan Bantuan Presiden (Banpres) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal menyalurkan bantuan hibah di bidang keagamaan untuk wilayah Kalsel, Selasa (3/11/2026).
Sebelumnya, Banpres penanganan Karhutla telah dialokasikan ke sejumlah pemerintah daerah di Kalsel. Kabupaten Banjar menjadi salah satu penerima bantuan terbesar dengan nilai mencapai Rp20 miliar.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, H. Muhammad Rofiqi, mengonfirmasi bahwa setelah dana tanggap darurat Karhutla tersalurkan, Presiden Prabowo akan melanjutkan program bantuan untuk memperkuat kegiatan keagamaan di daerah tersebut.
”Alhamdulillah, ancaman Karhutla di Kalimantan Selatan sudah mulai terkendali dan bantuan penanganannya pun telah disalurkan. Informasi terbaru, Banpres juga akan dikucurkan untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Kalsel,” ujar legislator muda Partai Gerindra tersebut, Selasa (3/11/2026).
Rofiqi menjelaskan, Banpres Keagamaan ini merupakan bentuk perhatian nyata Presiden Prabowo terhadap pengembangan sarana dan aktivitas keagamaan di masyarakat. Bantuan tersebut berstatus hibah dan ditujukan bagi berbagai elemen keagamaan.
”Banpres ini berupa hibah yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan, renovasi, maupun pemeliharaan rumah ibadah, pondok pesantren, madrasah, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar ini juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dari seluruh pemerintah daerah penerima dana penanganan Karhutla.
”Banpres Karhutla merupakan dana tanggap darurat kebencanaan yang penggunaannya wajib tepat sasaran. Akuntabilitas dan transparansi sangat krusial, termasuk bagi Pemkab Banjar yang menerima alokasi cukup besar yakni Rp20 miliar,” tegas Rofiqi.
