MARTAPURA — Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat, Jumat siang (6/11/2026).

​Meski sudah turun hujan, namun karhutla di Kabupaten Banjar masih terjadi. Terbaru kebakaran terjadi di lahan kosong dipenuhi semak belukar kering, namun ini berhasil dikendalikan. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam penanganan di lapangan.

Berdasarkan estimasi petugas, total area yang terbakar mencapai sekitar 0,5 hektar, dengan 0,1 hektar di antaranya berhasil ditangani langsung oleh tim pemadam.

​Dalam operasi pemadaman tersebut, tim gabungan dari Posko Lapangan Kecamatan Martapura Barat menghadapi sejumlah kendala berat. Selain ketiadaan sumber air di sekitar lokasi, akses menuju titik api sangat sulit dijangkau dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

​Kendati demikian, berkat koordinasi yang solid antarpersonel, proses pemadaman dapat diselesaikan dengan baik. Selepas api padam, petugas melanjutkan penyiraman dan pemantauan intensif di lokasi guna mengantisipasi kemunculan titik api susulan.

BACA JUGA :  Sebagian Pengungsi Korban Banjir Di Sungai Tabuk Pulang

​Hingga seluruh rangkaian penanganan rampung, situasi dipastikan aman dan terkendali. Sementara itu, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Untuk penanganan Karhutla di Kabupaten Banjar, Pemerintah Pusat telah menyalurkan bantun sebesar Rp20 miliar. Bantuan tersebut telah diintruksikan Presiden Prabowo Subianto kepada daerah yang sangat terdampak akibat Karhutla.

Berdasarkan pantauan kbk.news Karhutla di wilayah Kabupaten Banjar turun atau melanda sejak hujan yang beberapa kali terjadi di daerah ini. Namun, karhutla belum sepenuhnya berhenti.