KBK.News, BANJARMASIN- Peristiwa “aksi koboi” seorang pria diduga mengacungkan senjata api (senpi) kepada warga, Selasa (14/4/2026) lalu. Tepatnya di jalan depan lokasi tempat Gym di kawasan Perdagangan Gang Tuntung Pandang Banjarmasin Utara.

Mereka yang cekcok saling tunjuk dan teriak, dan tiba-tiba pria bertubuh gemuk diduga berinisial E, mengeluarkan senpi serta menenteng pistol tersebut.

Pria rambut tipis itu sambil membentak-bentak, bahkan mendorong pada seorang pemuda yang mennghalanginya.

Kejadian itu langsung dilaporkan warga ke pihak polisi setempat dan dari anggota Polsek Banjarmasin Utara turun ke TKP. Beruntung tidak terjadi hal yang tak diinginkan, namun berbuntut panjang ke pengaduan korban.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa, Sabtu (18/4/2026) kepada Barito Post mengatakan, kejadian itu sudah sekitar sepekan atau lima hari lalu. “Betul kejadian itu laporannya kita terima Kamis kemarin dan sudah kita minta keterangan dari saksi dan korban,” bebernya.

Sementara dugaan pria gendut itu adalah oknum atau anggota Perbakin, Eru memastikan bukan anggota polisi maupun perbakin. “Kita nanti kalau sudah meminta keterangan beberapa saksi dan korban, baru kita panggil terlapor bawa senpi tersebut,” tandas Kasat Reskrim ini.

Sedangkan dugaan gegara soal parkir, karena terlapor diduga warga setempat dan kesal mobilnya tidak bisa keluar karena gang dipakai untuk parkir motor. “Masalah parkir motor sepertinya, dan terlapor adalah warga setempat,” ucap Kompol Eru Alsepa.

Diduga dari video amatir yang beredar, pemuda yang dibentak itu disebut salah satu penjaga di arena H&H Gym yang diketahui usaha dikelola dua orang dosen di Banjarmasin.

Dan tindakan mengeluarkan senpi, apalagi menodongkan baik senjata tajam atau senjata api di depan umum sebagai “aksi ini merupakan pelanggaran hukum.

Sementara di lokasi itu sudah terpasang imbauan pada pengunjung H&H Gym. Agar yang pakai mobil agar tidak memakir di dalam lokasi/Gang Tuntung Pandang.

*/