Api Karhutla Dekati Perumahan Syihab Persada 2, Owner PT Syihab Persada Beri Bantuan ke Relawan
MARTAPURA, KBK.News – Kepedulian terhadap para relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan pihak swasta. Owner PT Syihab Persada Indonesia, Zeid Syihab, memberikan apresiasi dan dukungan kepada para relawan yang berjibaku memadamkan kobaran api yang sempat mendekati kawasan Perumahan Syihab Persada 2 di Tungkaran, Martapura.

Dukungan tersebut diserahkan oleh Ketua Buser 690 Banjar, M. Hasan Hamdan, kepada para relawan pemadam karhutla.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai serta sejumlah peralatan pemadam yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan relawan saat berada di lapangan.
Tidak hanya membantu proses pemadaman, peralatan tersebut juga dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para relawan yang harus berhadapan langsung dengan kondisi api dan asap di lokasi karhutla.
Ketua Buser 690 Banjar, M. Hasan Hamdan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para relawan yang telah bekerja keras menjaga lingkungan dan masyarakat dari ancaman karhutla.

“Kami mengapresiasi kepedulian Pak Zeid Syihab yang memberikan dukungan kepada teman-teman relawan. Bantuan ini sangat berarti, terutama untuk menunjang kebutuhan mereka saat berada di lapangan,” ujar Hasan.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, relawan, maupun pihak swasta agar api dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
Sementara itu, perwakilan relawan, Usman, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
Ia mengatakan, bantuan tersebut menjadi tambahan semangat bagi para relawan yang selama ini turun langsung membantu pemadaman ketika terjadi kebakaran lahan.
“Kami tentu sangat berterima kasih. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi relawan, baik untuk kebutuhan di lapangan maupun untuk menunjang keselamatan saat melakukan pemadaman,” kata Usman.
“Selain itu, kami juga sangat berterima kasih kepada bapa H Udin yang telah membelikan kami kacamata safety untuk memadamkan api,” lanjutnya lagi.
Ia berharap dukungan serupa dapat terus terjalin, sehingga para relawan memiliki perlengkapan yang memadai ketika menghadapi karhutla.
Kebakaran lahan yang berada tidak jauh dari kawasan perumahan menjadi perhatian tersendiri. Selain mengancam permukiman, asap akibat karhutla juga berpotensi mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Karena itu, keberadaan relawan pemadam dinilai sangat penting sebagai garda terdepan dalam membantu mengendalikan api sebelum menjalar semakin luas.
