Api Mengamuk saat Warga Bersiap Buka Puasa, 20 Rumah Terbakar di Pahandut
KBK.News, PALANGKA RAYA– WARGA Kota Palangkaraya yang sedang bersiap untuk buka puasa khususnya di Gang Suka Maju/Gang Suka Damai, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026) dikejutkan dengan amukan api.
Kejadian bermula dari vidio laporan warga yang dikirimkan sekitar pukul 18.19 WIB.
Api dengan cepat membesar dan melahap puluhan rumah warga kawasan Panarung Bawah itu sehinhha memicu kepanikan di lingkungan tersebut.
Peristiwa kebakaran itu terjadi di wilayah RT 3 dan RT 4 yang merupakan kawasan permukiman padat.
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum sejumlah unit pemadam kebakaran dan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) tiba di lokasi.
Misran salah satu korban kebakaran yang shock mengungkapkan bahwa api sangat cepat membesar. “Api sudah dekat rumah kami dan sangat besar, kami sekeluarga langsung menyelamatkan diri,” katanya seperti dikutip rri.co.id
Ia pun sempat mencoba melawan kobaran api dengan mesin pompa air, tapi sia-sia. Yang bisa diselamatkan hanyalah sepeda motor.
Struktur rumah kayu yang mendominasi kawasan pemukiman padat di Kelurahan Pahandut ini menjadi santapan empuk bagi jilatan api.
Kondisi jalan di lokasi kejadian yang sempit membuat ruang gerak terbatas.
Warga juga banyak yang mengungsi ke rumah yang jauh dari lokasi kebakaran dengan membawa sebagian barang yang dapat diselamatkan.
Di lokasi kejadian, Lurah Pahandut, Ahmad Reza, mengatakan hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
Petugas di lapangan masih fokus melakukan proses pemadaman serta pengamanan lokasi kejadian.
“Informasi awal dari warga hanya melihat api muncul di bagian depan rumah.
Namun belum dapat dipastikan apakah karena arus listrik atau penyebab lainnya,” ucap Reza saat dikonfirmasi.
Respon cepat dari petugas serta relawan pemadam kebakaran langsung bergerak cepat ke lokasi usai menerima laporan dari warga.
Menurut Reza, diperkirakan sementara lebih dari 20 unit rumah dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut. Jika mengacu pada jumlah rumah yang terdampak, kebakaran itu diperkirakan mempengaruhi sekitar 40 kepala keluarga.
Saat ini pihak kelurahan masih berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat untuk melakukan pendataan lebih rinci terhadap jumlah rumah dan warga yang terdampak, sebagai dasar penyaluran bantuan dan penanganan lanjutan bagi korban kebakaran.
